Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Doa Ziarah Kubur Orang Tua:  Arab Latin dan Artinya
ilustrasi perempuan sedang berziarah (pexels.com/Arina Krasnikova)
  • Doa ziarah kubur orang tua dibaca saat mengunjungi makam ayah atau ibu yang telah meninggal.

  • Saat ziarah kubur, umat Islam dianjurkan membaca salam kepada ahli kubur, memanjatkan doa untuk orang tua, serta memperbanyak dzikir dan bacaan Al-Qur’an.

  • Ziarah kubur tidak hanya bertujuan mendoakan orang tua yang telah wafat, tetapi juga menjadi pengingat bagi yang masih hidup tentang kematian.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Doa ziarah kubur orang tua biasanya dibaca saat seseorang mengunjungi makam ayah atau ibu yang telah meninggal dunia. Dalam tradisi umat Islam di Indonesia, ziarah kubur sering dilakukan terutama saat momen Lebaran sebagai bentuk penghormatan.

Saat berziarah, umat Islam dianjurkan membaca doa agar mendiang orang tua mendapat ampunan dan ketenangan di sisi Allah Swt. Lalu, bagaimana bunyi doa ziarah kubur orang tua saat Lebaran lengkap dengan latin dan artinya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Doa ziarah kubur orang tua

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.

Artinya: "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."

Doa-doa khusus ziarah kubur orang tua

ilustrasi berdoa (unsplash.com/Masjid Pogung Dalangan)

Saat berziarah ke makam orang tua, terdapat doa-doa khusus yang dapat dibaca. Melansir NU Online, berikut adalah urutan bacaan doa ziarah kubur.

1. Mengucapkan salam kepada ahli kubur

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

Assalâmu‘alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû‘adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn ​​​​​.

Artinya: "Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian."

2. Mengucap salam sekaligus doa untuk ahli kubur

Jika ingin doa yang lebih lengkap, kamu bisa membaca doa ini. Selain mengucapkan salam, doa ini juga berisi doa kebaikan bagi ahli kubur.

السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ

Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr minal mu’minîna wal muslimîn yarhamukumuLlâhul-mustaqdimîn minkum wa minnâ wal musta’khirîn, wa wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn.

Artinya: "Assalamu’alaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan [yang telah mendahului dan akan menyusul] kami. Sesungguhnya kami insyaallah akan menyusul kalian."

Selain doa-doa tersebut, Imam Nawawi dalam Al-Adzkâr mengatakan, para peziarah disunahkan memperbanyak baca Al-Qur'an dan dzikir. Tidak hanya untuk penghuni kubur yang diziarahi, melainkan juga untuk seluruh umat Islam yang telah meninggal dunia.

Doa lain yang bisa dibaca

ilustrasi berdoa (pexels.com/Thirdman)

Selain doa umum untuk ahli kubur di atas, ada doa khusus yang dapat dipanjatkan untuk orang tua yang telah meninggal dunia. Berikut daftar doanya:

1. Doa memohon ampunan

وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddātinā, wa asātidzatinā, wa mu‘allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.

2. Memohon rahmat, ampunan, dan syafaat

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ

Allahummaghfirlahu war hamhu wa'fu 'anhu wa 'aafìhii, wa akrim nuzuulahu wawassi' mudkholahu, waghsilhu bimaa'i wats-tsalji wal baradi, wa naqqihi minaddzunubi wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi.

Artinya: "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju putih dari kotoran."

3. Doa sapu jagad

Tutup dengan doa sapu jagad, salawat nabi, dan Surat Al-Fatihah. Berikut bunyi bacaan doa sapu jagad:

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، سًبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةْ …

Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah.

Artinya: "Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad saw, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam (baca Surat Al-Fatihah)."

Tata cara ziarah kubur orang tua menurut Islam

ilustrasi ziarah (pexels.com/Ivan S)

Ziarah kubur memiliki adab dan urutan yang dianjurkan dalam Islam. Tujuan utamanya adalah mendoakan orang yang telah meninggal sekaligus mengingatkan diri tentang kehidupan akhirat.

Rasulullah saw bahkan menganjurkan ziarah kubur karena dapat melunakkan hati dan mengingatkan manusia pada kematian. Berikut urutan tata cara ziarah kubur orang tua:

  1. Mengucapkan salam kepada ahli kubur

  2. Mendoakan orang tua yang telah meninggal

  3. Membaca Al-Qur'an

  4. Berdoa dengan khusyuk

  5. Menutup doa dengan Al-Fatihah.

Surah yang sering dibaca saat ziarah kubur

Selain membaca doa untuk orang tua, umat Islam biasanya juga membaca beberapa surah Al-Qur'an ketika berziarah. Tujuannya adalah mengirimkan pahala bacaan kepada orang yang telah meninggal.

Beberapa surah yang sering dibaca saat ziarah kubur antara lain:

  • Surah Al-Fatihah

  • Surah Yasin

  • Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

  • Ayat Kursi

Membaca Al-Qur'an saat ziarah kubur tidak memiliki aturan yang kaku. Yang terpenting adalah membaca dengan niat mendoakan orang yang telah meninggal.

Adab ziarah kubur yang perlu diperhatikan

Saat berziarah ke makam orang tua, ada beberapa adab yang dianjurkan agar kegiatan tersebut tetap sesuai dengan ajaran Islam. Berikut beberapa adab yang perlu diperhatikan:

  • Berniat untuk mengingat akhirat

  • Menjaga sikap dan ucapan

  • Tidak berlebihan dalam bersedih

  • Memperbanyak doa dan zikir.

Dengan menjaga adab tersebut, ziarah kubur dapat menjadi ibadah yang membawa ketenangan bagi yang mendoakan maupun yang didoakan.

Kesimpulan

Doa ziarah kubur orang tua menjadi salah satu amalan yang dianjurkan ketika mengunjungi makam ayah atau ibu yang telah meninggal. Melalui doa, kamu memohonkan ampunan, rahmat, serta ketenangan bagi orang tua di alam kubur.

Saat berziarah, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, dan membaca Al-Qur’an sebagai bentuk kebaikan yang dihadiahkan kepada ahli kubur. Selain itu, ziarah kubur berfungsi sebagai pengingat bagi yang masih hidup tentang kehidupan akhirat.

Dengan memahami bacaan doa ziarah kubur orang tua serta tata caranya, kamu bisa menjalankan ziarah sesuai dengan anjuran dalam Islam. Semoga bermanfaat!

FAQ seputar doa ziarah kubur orang tua

Apa doa ziarah kubur orang tua yang dianjurkan?

Salah satu doa yang dianjurkan adalah “Rabbighfir li wa liwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira."

Apa yang dibaca saat masuk ke area makam?

Saat masuk area makam, dianjurkan mengucapkan salam kepada ahli kubur seperti “Assalamu’alaikum dara qaumin mu’minin."

Surah apa yang biasanya dibaca saat ziarah kubur?

Surah yang sering dibaca saat ziarah kubur antara lain Al-Fatihah, Yasin, Ayat Kursi, serta Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.

Apakah boleh membaca doa untuk orang tua yang sudah meninggal di makam?

Boleh. Bahkan dianjurkan untuk mendoakan orang tua yang telah meninggal agar mendapat ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah.

Apa tujuan ziarah kubur dalam Islam?

Ziarah kubur bertujuan untuk mendoakan orang yang telah meninggal serta mengingatkan manusia tentang kematian dan kehidupan akhirat.

Editorial Team