Menikah sering dibayangkan sebagai momen mandiri yang sepenuhnya diatur calon pengantin. Padahal kenyataannya banyak keluarga masih ikut terlibat, termasuk dalam urusan biaya, lho. Di berbagai daerah di Indonesia, orangtua memang sejak lama merasa memiliki tanggung jawab membantu anak ketika menikah. Bantuan itu bisa berupa dana resepsi, tempat acara, bahkan hal kecil seperti pakaian keluarga atau konsumsi tamu.
Situasi ini kerap memunculkan perasaan tidak enak hati, seolah bantuan tersebut menandakan ketidakmampuan pribadi. Padahal, menikah dengan dukungan orangtua sebenarnya bukan hal yang perlu dipandang negatif atau seolah meniadakan sumbangsih kamu dalam gelaran pesta pernikahan itu, kok! Berikut beberapa alasan kenapa kamu gak perlu tersinggung kalau nikah dibiayai orangtua. Bukan sesuatu yang memalukan, kok!
