Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Kalimat ‘Sakti’ yang Perlu Didengar Anak dari Orangtua dan Kakek Neneknya
ilustrasi parenting (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Tidak hanya mengatakan “papa/mama sayang kamu”, “papa/mama bangga sama kamu”, “kamu anak pintar” atau bahkan meminta maaf-ketika orangtua membuat kesalahan, tetapi masih ada kata-kata lain yang perlu didengar oleh anak. Kalimat sederhana dari orangtua maupun kakek nenek sering kali menjadi hal yang paling diingat anak hingga mereka dewasa.

Dari kata-kata itulah anak belajar tentang rasa aman, percaya diri, dan arti kasih sayang dalam keluarga. Berikut ini beberapa hal yang perlu didengar anak dari orangtua dan kakek neneknya.

1. “Papa/mama percaya kamu akan memikirkan pilihanmu dan mengambil keputusan.”

ilustrasi parenting (pexels.com/Elina Fairytale)

Kepercayaan adalah pilar dari semua hubungan. Tetapi hal itu bisa memiliki makna yang berbeda dalam hubungan antara orangtua/pengasuh dan anak. Menurut Dr. Brett A. Biller, Psy.D., direktur kesehatan mental di Audrey Hepburn Children’s House, hal ini bisa memberdayakan anak.

“Mengungkapkan kepercayaan memberdayakan anak-anak dan memberi mereka kepercayaan diri yang diperlukan untuk mempertimbangkan pilihan dan mengambil keputusan,” katanya dikutip dari Parade.

“Pernyataan itu juga mengingatkan anak-anak tentang pentingnya mempertimbangkan pilihan sebelum mengambil keputusan,” tambahnya.

2. “Kamu bisa melakukannya.”

ilustrasi parenting (pexels.com/ Julia M Cameron)

Dr. Biller mengatakan bahwa ungkapan “kamu tidak bisa” sebaiknya dihindari pada anak-anak karena dapat memicu masalah motivasi dan rasa rendah diri. Sebaliknya, psikolog lain mengatakan bahwa ungkapan ini dapat menanamkan kepercayaan diri pada anak, yang dapat memiliki efek jangka panjang.

“Ungkapan ini menyampaikan optimisme kepada anak dan mendorong pandangan positif terhadap kehidupan yang dapat mereka bawa ke masa depan,” jelas psikolog Dr. Joe Vaccaro, Psy.D., dalam laman Parade.

“Ungkapan ini memberi semangat dan dapat meningkatkan kepercayaan diri anak,” lanjutnya.

3. “Tidak apa-apa merasa seperti itu.”

ilustrasi parenting (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Baik orangtua maupun kakek neneknya, penting untuk menanamkan bahwa hidup tidak harus selalu dipenuhi dengan hal-hal yang positif pada anak. Bahkan itu hampir tidak mungkin.

“Ini sangat penting untuk digunakan ketika anak-anak mengalami perasaan yang kuat, seperti takut, sedih, atau frustrasi. Ini menunjukkan kepada mereka bahwa emosi mereka valid,” kata Dr. Crystal Saidi, Psy.D., seorang psikolog berlisensi.

 

4. “Kamu aman.”

ilustrasi parenting (pexels.com/Tatiana Syrikova)

Percayalah bahwa kalimat ini memiliki kekuatan yang sangat besar bagi anak. Menurut Crystal Saidi, rasa aman merupakan dasar bagi perkembangan anak. Hal ini juga membantu anak tumbuh lebih percaya diri dan berani mengeksplorasi sesuatu yang berbeda.

“Memberi mereka keyakinan bahwa mereka aman secara fisik dan emosional memungkinkan mereka untuk tumbuh dan mengeksplorasi dengan percaya diri,” katanya.

 

5. “Papa/mama percaya padamu.”

ilustrasi parenting (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Menurut Dr. Biller, kalimat ini bisa membantu meningkatkan harga diri dan identitas anak. Dampaknya anak bisa mengembangkan individualitas dalam dirinya. Jika hal ini ditanamkan sejak dini, anak akan tumbuh lebih percaya diri.

“Agar dapat mengembangkan individualitas dan rasa percaya diri, anak-anak pada awalnya harus merasakan kepercayaan diri yang ditunjukkan oleh pengasuh mereka sehingga mereka dapat menjelajahi dunia di sekitar mereka,” kata Dr. Biller.

“Melalui penjelajahan lingkungan mereka, anak-anak mengembangkan keyakinan dan kepercayaan diri pada kemampuan mereka sendiri,” tambahnya.

6. “Bagaimana menurutmu?”

ilustrasi parenting (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Pertanyaan ini juga berfungsi sebagai pernyataan. Penting untuk membangun komunikasi yang terbuka dan diskusi dengan anak. Hal ini akan membantu orangtua dalam mendorong anak untuk merenungkan situasi tertentu. Anak pun bisa belajar untuk berpikir kritis.

“Dengan menanyakan kepada anak apa yang mereka pikirkan, kamu akan memperoleh pengetahuan yang dapat membantu memandu keputusan pengasuhan kamu. Namun, hal itu juga akan mendorong anak untuk merenungkan situasi yang ada dan mengungkapkan pikiran serta perasaan mereka,” jelas Dr. Biller.

“Membiarkan anak berpikir kritis dan menanggapi dengan pemikiran mereka juga membantu meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri mereka,” tambahnya.

7. “Papa/mama mencintaimu apa pun yang terjadi.”

ilustrasi parenting (pexels.com/Tatiana Syrikova)

Cinta tanpa syarat adalah salah satu hadiah terbesar yang bisa kamu berikan kepada anak. Jadi bagi orangtua dan kakek nenek, sering-seringlah mengatakan kepada mereka bahwa mereka memiliki cinta yang begitu berlimpah.

“Anak-anak perlu diyakinkan bahwa mereka dicintai dan dihargai tanpa syarat,” kata Dr. Crystal Saidi, Psy.D.

“Ungkapan ini menciptakan ruang emosional yang aman di mana anak-anak dapat merasa bebas untuk menjadi diri mereka yang otentik, mengetahui bahwa cinta orangtua mereka konstan. Ini mengirimkan pesan bahwa mereka dihargai dan dicintai tanpa harus sempurna,” tambahnya.

Apa yang didengar anak sejak kecil sering menetap lama dalam ingatan mereka. Kata-kata yang penuh dukungan dapat membantu anak merasa lebih percaya diri, lebih tenang menghadapi masalah, dan lebih mudah membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.

Editorial Team