ilustrasi fakta penting doula (pexels.com/Jonathan Borba)
"Walaupun sudah banyak, yang membuat doula berbeda adalah kita bicara secara spesifik tentang ibu. Doula secara khusus membahas tentang dukungan tanpa menghakimi bagi para ibu dan juga kesehatan mental ibu secara berkelanjutan," lanjut Ashtra.
Menurut WHO, ibu yang mendapatkan dukungan terus-menerus pada saat persalinan dan pascapersalinan, maka ia akan membeli pengalaman persalinan yang memuaskan. Itulah yang akan menurunkan potensi ibu mengalami depresi pascapersalinan. Inilah yang menjadi tugas doula untuk memberikan dukungan kepada ibu secara fisik, emosional, dan informasi.
Sebagai seorang ibu dan doula, Ashtra merasa ibu perlu mendapatkan banyak support system bukan hanya dari keluarga. Itu sebabnya, kehadiran doula menjadi penting karena doula akan memberikan dukungan dari segala aspek.
Secara fisik, doula bisa menyarankan beberapa posisi yang membantu persalinan ibu. Doula juga bisa mengajarkan teknik pernapasan, bagaimana caranya relaks dengan pijat atau sentuhan terapeutik. Kontak fisik ini tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga ketenangan dan dukungan emosional.
Secara emosional, ibu juga perlu kata-kata afirmasi positif. Selain itu, ibu perlu didukung juga dengan kelas-kelas edukasi yang diberikan serta birth plan seperti apa yang diinginkan para ibu.