Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Manfaat Bermain Brick Block untuk Tumbuh Kembang Anak
Brick block (unsplash.com/itscgabriel)
  • Bermain brick block membantu anak mengasah motorik halus, koordinasi tangan, dan kemampuan spasial melalui aktivitas menyusun serta membentuk berbagai objek secara kreatif.

  • Permainan ini juga melatih koordinasi bilateral dan koordinasi mata-tangan, yang penting untuk aktivitas sehari-hari seperti menulis, menggambar, dan menggunakan alat sederhana.

  • Selain aspek fisik dan kognitif, bermain brick block mendukung perkembangan sosial-emosional anak lewat kerja sama, komunikasi, bergiliran, serta penyelesaian konflik saat bermain bersama.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sekilas, bermain brick block mungkin hanya terlihat seperti aktivitas menyusun balok warna-warni yang menyenangkan bagi anak. Namun di balik permainan sederhana itu, ternyata ada banyak manfaat yang bisa mendukung tumbuh kembang anak. Saat menyusun, membongkar, lalu mencoba membentuk berbagai objek, anak sebenarnya sedang belajar banyak hal sekaligus, mulai dari melatih kreativitas, kemampuan berpikir, hingga kesabaran. Gak heran jika permainan ini sering menjadi pilihan aktivitas edukatif yang tetap terasa seru dan gak membosankan bagi anak.

Penjelasan tentang manfaat bermain brick block ada di bawah ini, ya. Silakan scroll ke bawah!

1. Melatih motorik halus

ilustrasi anak yang sedang bermain bricks (unsplash.com/Kelly Sikkema)

Motorik halus adalah kemampuan menggerakkan otot-otot kecil, terutama pada tangan dan jari, secara terkoordinasi. Kemampuan ini dibutuhkan dalam berbagai aktivitas sehari-hari, seperti menulis, menggambar, mengancingkan baju, memegang sendok, menggunting, hingga menyusun balok atau puzzle. Bermain balok membantu anak-anak mengembangkan keterampilan motorik halus secara bertahap. Menurut Colleen Beck, seorang terapis okupasi pediatrik, dalam laman The OT Toolbox,

"Bermain balok membantu anak-anak mengembangkan kemampuan menggenggam. Sejak balita dapat menggenggam balok dengan seluruh tangan mereka, perkembangan kemampuan menggenggam dimulai. Dengan mengambil balok, memanipulasinya di tangan, dan meletakkannya di atas tumpukan balok, anak-anak berkembang dari genggaman kasar ke genggaman radial palmer, kemudian ke genggaman digital palmer, diikuti oleh genggaman ujung ke ujung menggunakan jari telunjuk dan ibu jari."

2. Meningkatkan kemampuan kognitif dalam hal spasial

ilustrasi bricks bentuk kendaraan (pixabay.com/Łukasz Jasionowski)

Kemampuan spasial merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan anak sejak dini karena digunakan dalam banyak aktivitas sehari-hari. Kemampuan ini membantu seseorang saat membaca peta atau denah, memahami arah, memperkirakan jarak, hingga menyusun barang supaya muat dalam suatu ruang. Dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan spasial juga digunakan saat mencari jalan, parkir kendaraan, atau menata posisi benda agar lebih rapi dan efisien.

Menurut Cigdem Irem Ileri dan rekan-rekannya dalam jurnal Frontiers in Psychology berjudul Malleability of Spatial Skills: Bridging Developmental Psychology and Toy Design for Joyful STEAM Development, bermain brick block atau permainan konstruksi adalah salah satu yang bisa membantu meningkatkan kemampuan spasial anak. Saat menyusun dan membangun berbagai bentuk, anak belajar memahami hubungan antarobjek dalam ruang tiga dimensi, termasuk posisi, bentuk, dan arah.

3. Mengembangkan koordinasi bilateral

Facebook/Bricks 4 Kidz

Bermain balok juga membantu anak mengembangkan koordinasi bilateral, yaitu kemampuan menggunakan kedua tangan secara bersamaan dengan fungsi yang berbeda. Dalam aktivitas sehari-hari, kemampuan ini dibutuhkan saat menulis sambil menahan kertas, membuka ritsleting sambil memegang pakaian, atau menggunting sambil menahan dan mengarahkan kertas. Biasanya, satu tangan digunakan untuk melakukan gerakan yang lebih detail dan presisi, sementara tangan lainnya membantu menstabilkan benda.

"Saat bermain balok, anak akan menggunakan satu tangan untuk menahan susunan balok agar tidak jatuh, sementara tangan lainnya mengambil atau meletakkan balok dengan hati-hati. Aktivitas sederhana ini membantu melatih koordinasi tangan anak secara bertahap," jelas Colleen Beck pada laman The OT Toolbox.

4. Bermain balok mendorong kerja sama, bergiliran, dan penyelesaian konflik

potret langkah perusahaan yang bikin respect (legobraillebricks.com)

Gak hanya mendukung kemampuan kognitif, bermain brick block juga membantu perkembangan sosial dan emosional anak. Saat bermain bersama, anak belajar berkomunikasi, bekerja sama, bergantian, berbagi, hingga menyelesaikan masalah atau konflik sederhana dengan teman. Aktivitas ini juga melatih anak untuk lebih sabar, percaya diri, dan mampu mendengarkan orang lain.

Menurut Nicole Celestine, seorang behavioral scientist dan konsultan di laman Positive Psychology, bermain brick block bisa membantu meningkatkan kemampuan sosial dan emosional anak. Bahkan, ada Lego therapy yang sering digunakan untuk membantu anak dengan kondisi Autism Spectrum Disorder (ASD) karena permainan ini memiliki pola yang terstruktur dan mudah diprediksi, sehingga anak merasa lebih nyaman untuk berinteraksi dan berkolaborasi dengan orang lain.

5. Melatih koordinasi mata-tangan

ilustrasi bricks (pixabay.com/Vasiliu Gabriel)

Koordinasi atau integrasi motorik dan visual adalah bagian utama dari keterampilan pemrosesan visual dan mengoordinasikan gerakan dengan informasi visual. Hal ini menjadi sesuatu yang penting untuk begitu banyak tugas fungsional dalam belajar dan bermain, seperti menangkap bola, menulis dengan pensil, memotong dengan gunting. Kemampuan itu bersandar pada keterampilan dasar yang harusnya mulai dikembangkan sejak usia muda.

Colleen Beck juga menambahkan di laman The OT Toolbox, bahwa aktivitas menumpuk, menjatuhkan balok, membangun kereta balok, membuat menara, dan menggunakan balok dalam permainan konstruktif adalah alat yang ampuh untuk mengembangkan keterampilan koordinasi mata-tangan pada anak. Buat yang sudah dewasa, juga bisa tetap melatih kemampuan koordinasi keduanya melalui permainan ini.

Itu dia 5 manfaat bermain brick block. Bukan hanya soal menghabiskan waktu dengan permainan, tapi juga menjadi sarana belajar yang menyenangkan bagi anak!

Editorial Team