Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelajaran Parenting dari Ayah Nobita di Doraemon, Disiplin ala Jepang
Episode Doraemon Terbaik (cbr.com)
  • Kartun Doraemon menampilkan pola pengasuhan ala Jepang melalui sosok Ayah Nobita, yang aktif terlibat dalam mendidik anak dengan disiplin, etika, dan kerja sama sejak dini.
  • Nobisuke Nobi menerapkan konsep shitsuke dengan memberi contoh langsung agar Nobita belajar disiplin dan mandiri, mencerminkan nilai-nilai moral masyarakat Jepang.
  • Keluarga Nobita menggabungkan kasih sayang dan komunikasi terbuka dengan tuntutan tinggi, menciptakan keseimbangan antara kedisiplinan dan kebebasan berekspresi bagi anak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kartun Doraemon mungkin merupakan sebuah karya fiksi yang menampilkan persahabatan antara Nobita dengan robot kucing dari masa depan. Meski dikemas dalam kisah imajinatif, tapi kartun ini ternyata menerapkan pola pengasuhan gaya Jepang yang bisa diikuti oleh orangtua.

Salah satu sosok yang mendapat sorotan adalah ayah Nobita, Nobisuke Nobi. Meski tidak mendapat proporsi yang dominan, namun Nobi sering menunjukkan cara sederhana dalam mendidik anak. Ikuti gaya parenting Nobisuke Nobi di kartun Doraemon yang mengadaptasi parenting style ala Jepang.

1. Menerapkan pengasuhan gaya Jepang, ayah terlibat dalam pengasuhan

Nobita & Doraemon makan bersama ayah dan ibu (doraemon.fandom.com)

Dalam kartun Doraemon, keluarga Nobita mengasuh dan membesarkan anak dengan cara melatih dan mendisiplinkan melalui bimbingan dan mencontoh tingkah laku di kehidupan sehari-hari dalam masyarakat. Setiap anggota keluarga, termasuk Ayah, terlibat dalam pengasuhan agar anaknya mendapat bimbingan sesuai norma, etika, dan moral yang berlaku di masyarakat.

Penerapan pola pengasuhan ini juga menekankan disiplin, tata krama, kerja sama, dan kemandirian sejak dini. Hal ini tak dapat direalisasikan tanpa keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk Ayah Nobita.

2. Mendisiplinkan anak dengan memberi contoh

Nobita (dok. Shin-ei Animation/Doraemon)

Selain menerapkan pengasuhan dengan konsep ikuji, dalam keluarga Nobita juga diaplikasikan pendekatan shitsuke. Teknik ini fokus pada penanaman disiplin pada diri anak untuk membentuk kemandirian sejak dini.

Penerapannya adalah dengan mencontoh perilaku orangtua secara langsung. Nobi memang sering kali mengajarkan Nobita untuk bertindak disiplin, terutama terkait dengan sekolahnya. Dengan menerapkan pengasuhan shitsuke yang umum di Jepang, anak bisa menerapkan aturan secara konsisten dalam hidupan sehari-hari dan memiliki etika yang benar di masyarakat.

3. Pola parenting dengan tinggi tuntutan dan komunikasi yang terbuka juga diterapkan

Nobita (YouTube.com/DBIHD-Doraemon Bahasa Indonesia HD)

Selain ikuji, ketika Nobita masih kecil keluarganya juga menerapkan pengasuhan permisif. Kedua orangtuanya bersikap responsif, hangat, dan penuh kasih sayang namun minim tuntutan.

Hasil dari parenting style ini adalah keberanian anak dalam menyuarakan pendapat dan mengambil keputusan. Seiring berjalannya waktu, keluarga Nobita menerapkan pola pengasuhan dengan pendekatan yang tinggi tuntutan, namun masih dibarengi dengan komunikasi yang terbuka. Konsep ini diterapkan untuk menciptakan kedisiplinan pada anak.

Editorial Team