Ilustrasi ibu hamil (unsplash.com/Suhyeon Choi)
Proses kehamilan anak pertama mungkin menjadi pengalaman yang serba baru bagi orangtua. Berbagai usaha dilakukan agar bayi dalam kandungan lahir dengan sehat scara fisik dan mental. Tak jarang, proses ini membuat orangtua kewalahan dalam menyerap informasi, misalnya makanan apa yang harus dikonsumsi, atau latihan apa yang harus dilakukan agar janin di perutnya sehat.
Sayangnya, proses berpikir ini sangat melelahkan. Orangtua akan merasa sedih bila melewatkan kebiasaan yang dipercaya akan membuat bayinya terlahir sehat, sekaligus khawatir jika melakukan hal yang tidak direkoemndasikan.
Psikoterapis Philippa Perry, dalam bukunya 'The Book You Wish Your Parents Had Read', menyebutkan calon orangtua sebaiknya fokus pada informasi menyenangkan, bukan menyeramkan. Jika terdapat kebiasaan atau tindakan yang dinilai salah, orangtua sebaiknya tetap optimis dan percaya akan memberikan yang terbaik bagi anak.
Dengan percaya pada hal yang positif, orangtua akan memiliki ikatan yang baik dengan janin dalam kandungannya. Jangan sampai rasa takut dan khawatir menimbulkan keenganan untuk bertemu dengan buah hati, sebab calon bayi dalam perut bisa merasakan kegelisahan orangtuanya.