Menyeimbangkan waktu untuk bekerja sekaligus tetap hadir menjadi sosok orangtua di rumah bukanlah pekerjaan mudah. Di satu sisi kamu dituntut untuk bisa tetap profesional menghasilkan performansi terbaikmu di tempat kerja, namun ketika kembali ke rumah, kamu gak bisa langsung beristirahat memulihkan tenaga. Masih ada anak yang minta diurus dan dipenuhi kebutuhannya, masih ada buah hati yang minta disayang dan butuh perhatian kamu. Akhirnya, kamu terpaksa mengorbankan waktu istirahat kamu.
Dilansir Life Hack, menurut Robert Locke, seorang penulis, memaksakan diri kamu untuk bisa terus ada memenuhi permintaan kedua belah pihak bisa membuatmu merasa frustrasi dan bersalah. Untuk itu, ini dia 5 strategi bertahan sebagai working parent.
