Orangtua yang sangat protektif sering kali membuat anak merasa serba dibatasi dalam bergerak, berpikir, dan mengambil keputusan. Di satu sisi, sikap ini lahir dari rasa sayang dan ingin melindungi, tetapi di sisi lain bisa menimbulkan tekanan emosional yang tidak sedikit. Jika tidak disikapi dengan tepat, hubungan anak dan orangtua justru bisa menjadi renggang.
Rasa terkungkung, tidak dipercaya, dan selalu diawasi bisa membuat seseorang kehilangan ruang untuk tumbuh secara mandiri. Padahal, kedewasaan juga terbentuk dari proses mencoba, salah, lalu belajar memperbaiki diri. Karena itu, diperlukan cara yang bijak agar hubungan dengan orangtua yang protektif tetap sehat dan saling menghargai.
