Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tips Parenting agar Anak Berempati dan PD seperti Luffy One Piece
Luffy kecil (dok. Toei Animation/One Piece)

Dalam serial One Piece, kamu mungkin mengenal tokoh bernama Monkey D. Luffy yang memiliki karakter pemberani dan penuh percaya diri. Sebagai kapten dari kelompok Bajak Laut Topi Jerami, Luffy selalu menunjukkan jiwa kepemimpinan yang besar.

Meski Luffy hanyalah karakter fiksi, namun kita bisa belajar nilai-nilai kehidupan yang darinya. Bagi orangtua yang ingin mendidik anak agar memiliki sikap yang berani, percaya diri, dan berempati seperti Luffy, simak pola parenting yang bisa diterapkan dalam artikel ini.

1. Sikap empati tumbuh dari perilaku yang dicontohkan orangtua

Luffy dan Momonosuke (dok. Toei Animation/One Piece)

Pengalaman antara anak dan orangtua sangat memengaruhi perkembangan empati. Rasa empati tumbuh melalui interaksi positif, artinya orangtua menghargai tindakan dan perasaan anak.

Menurut edukator Erin Walsh dalam Psychology Today, sebaiknya orangtua mencontohkan cara mengekspresikan perasaan pada anak melalui interaksi sehari-hari. Tunjukkan rasa cinta dan kepedulian pada buah hat. Inilah yang akan membuat anak berpikir bahwa perasaannya aman, sehingga ia mau menunjukkan rasa kasih sayang atau empati pada orang lain.

2. Diskusi dan komunikasi intens membangun empati

Monkey D. Luffy (dok. Toei Animation/One Piece)

Seringkali, empati tidak diajarkan di sekolah formal, melainkan dicontoh melalui kegiatan sehari-hari oleh anak. Untuk membimbing anak agar memiliki empati, Erin menyarankan agar orangtua berkomunikasi atau berdiskusi secara intens.

Misalnya ketika seorang siswa dirundung, anak bisa diajarkan oleh orangtuanya mengenai respons yang tepat untuk menghadapi situasi tersebut. Caranya adalah dengan berdiskusi, mengenali kondisi yang terjadi, serta memahami emosi apa yang sekiranya dialami oleh korban perundungan. Dari pola komunikasi inilah empati dalam diri anak akan tumbuh.

3. Mendorong anak untuk bertanggung jawab

adegan dalam anime One Piece. (dok. Toei Animation/One Piece)

Meningkatkan rasa percaya diri anak dapat dilakukan dengan cara memberikanya tanggung jawab. Dengan memberikan tanggung jawab kepada anak, orangtua melatih ia untuk memiliki kendali atas dirinya dan membuat keputusan dalam situasi tertentu.

Setelah anak memiliki tanggung jawab, orangtua tidak seharusnya mengkritik hasil yang ia lakoni. Melainkan, mengapresasi proses yang telah ia lakukan. Tindakan ini akan membuatnya bersikap percaya diri karena merasa keputusannya memiliki nilai yang berharga.

Luffy juga diberi tanggung jawab besar sebagai kapten di kelompok Bajak Laut Topi Jerami. Namun bukannya ia minder dengan peran yang diberikan untuknya, ia justru bersikap positif dan menunjukkan sikap optimis dalam memimpin teman-temannya.

Editorial Team