ilustrasi ibu dan anak (pexels.com/Werner Pfennig)
Sahur yang bergizi seimbang akan membuat anak-anak lebih nyaman menjalani puasa. Orangtua bisa menyiapkan sahur dengan karbohidrat kompleks seperti oatmeal, roti gandum utuh, dan beras merah. Sumber karbohidrat ini melepaskan energi secara perlahan sehingga anak akan tetap berenergi meskipun berpuasa.
Memperbanyak porsi protein juga bisa membantu kenyang lebih lama. Selain itu, tetap berikan sayur dan buah untuk memenuhi serat, vitamin, dan mineral.
Dengan menjaga asupan makana ketika sahur, anak-anak akan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Selain itu, menjaga asupan makanan juga mencegah turunnya berat badan anak akibat puasa.
“Hal terakhir yang kita inginkan adalah mereka kehilangan berat badan padahal seharusnya mereka sedang tumbuh,” kata Sumiya Khan, seorang ahli gizi terdaftar dan salah satu pendiri Sanctuary Kitchen, dikutip dari The Times.