Di dunia kerja yang serba cepat, kamu mungkin sering dituntut mengerjakan banyak hal sekaligus. Multitasking kerap dipuji sebagai tanda produktivitas dan kemampuan adaptasi. Padahal, terlalu sering membagi perhatian justru bikin fokus kerja mudah buyar. Tanpa disadari, hasil pekerjaan jadi kurang maksimal dan cepat melelahkan.
Monotasking hadir sebagai alternatif yang lebih masuk akal dan manusiawi. Dengan memusatkan perhatian pada satu tugas sampai benar-benar selesai, kamu memberi ruang bagi otak untuk bekerja optimal. Cara ini membantu menghindari bahaya multitasking yang sering dianggap sepele. Berikut lima alasan kenapa monotasking justru lebih powerful buat ritme kerja kamu.
