Kebiasaan membandingkan itu toksik. Kamu jadi menemukan diri terus dihinggapi rasa iri dan cemburu akan hal-hal yang tidak kamu miliki. Alhasil, kamu cenderung tidak bahagia. Apa pun yang kamu capai atau apa pun yang kamu miliki tetap tidak bisa membuatmu puas. Selalu ada saja yang orang lain lakukan yang membuatmu bertanya-tanya, “Kenapa aku tidak bisa menjadi seperti dia?”
Bahaya bila kamu terus berputar-putar dalam lingkaran perbandingan. Kamu perlu penyelesaian yang disengaja dan datang dari diri sendiri, seperti yang dijelaskan pada lima poin di bawah.
