Baper adalah akronim dari bawa perasaan; seringkali dikaitkan dengan relasi romansa. Padahal, orang bisa bersikap baper dalam segala situasi pada setiap orang, gak melulu “si doi” atau orang spesial.
Baper berarti terlalu sensitif dalam setiap hal yang orang pikirkan, katakan, dan lakukan terhadapmu. Tentu saja sesuatu yang berlebihan tidak baik, termasuk terlalu berperasaan. Ini akan merugikanmu dalam relasi dengan orang lain.
Gak percaya? Yuk, simak 5 dampak buruk menjadi orang terlalu baper berikut ini.
