Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Etika Tidak Tertulis saat Berkunjung ke Acara Open House Teman
ilustrasi open house (unsplash.com/Priscilla Du Preez)

Open house biasanya dilakukan seseorang ketika ada momen tertentu, seperti rumah baru, buka bersama di bulan Ramadan, atau syukuran ulang tahun. Open house menjadi tempat berkumpul antara tuan rumah bersama keluarga dan teman-teman dengan saling berbincang. Tamu yang diundang ke acara open house juga akan merasa bahagia karena merasa terhormat dapat diberikan kesempatan berkunjung ke kediaman pribadi mereka. 

Kamu mungkin pernah atau bahkan akan ada jadwal menghadiri acara open house, baik dari teman atau bahkan rekan kerja. Sebelum datang ke acara tersebut, ada beberapa etika tidak tertulis saat berkunjung ke acara open house. Apa saja etika tidak tertulis yang harus kamu ingat? Berikut adalah poin-poin pentingnya!

1. Datang sesuai jadwal yang sudah ditentukan

ilustrasi open house (unsplash.com/Kelsey Chance)

Saat diundang untuk hadir dalam acara open house, hal pertama yang harus kamu perhatikan yaitu jadwal yang sudah ditentukan. Perhatikan dari tanggal sampai jam berlangsungnya acara, jika perlu catat pada note atau beri tanda sebagai tanggal penting di kalender. Jadwal yang sudah ditentukan tidak boleh kamu abaikan apalagi dilupakan. 

Kamu harus datang tepat waktu ketika hadir ke acara open house. Dilarang keras untuk datang setelah acara selesai karena waktu tersebut sudah masuk ke penutupan dan waktu istirahat bagi tuan rumah. Jika tidak bisa hadir, maka beritahu tuan rumah sebelum hari acara dan tidak mendadak menginformasikannya.

2. Usahakan membawa bingkisan meskipun hanya hadiah kecil

ilustrasi memberi hadiah (unsplash.com/Wijdan Mq)

Sebenarnya tidak ada kewajiban untuk membawa bingkisan kepada tuan rumah ketika diundang ke acara open house. Namun, jika kamu punya bajet lebih, bawalah hadiah kecil yang bisa bermanfaat bagi tuan rumah, baik untuk acara atau kebutuhan pribadi. Bawalah barang yang sesuai dengan acara, seperti acara ulang tahun yang artinya kamu bisa bawakan hadiah untuk bisa dimanfaatkan oleh tuan rumah. 

Tidak perlu bingkisan yang besar dan mewah. Hanya membawa camilan saja sudah sangat berarti untuk meramaikan acara. Membawa bingkisan juga menjadi tanda bahwa kamu menghormati pemberian tuan rumah yang sudah bersedia mengadakan acara open house.

3. Tidak boleh rakus menikmati hidangan yang disediakan

ilustrasi menikmati hidangan (unsplash.com/Alex Haney)

Open house biasanya memiliki banyak sekali hidangan yang bisa dinikmati oleh tamu. Kamu memang tidak diberi batas maksimal dalam menikmati hidangan yang sudah disediakan, tetapi tetaplah sadar diri untuk tidak rakus. Jangan terlalu rakus untuk menikmati hidangan yang sudah disediakan karena tamu bukanlah kamu sendiri. 

Kamu harus berbagi dengan tamu yang lain dan tidak boleh memonopoli hidangan yang disediakan tuan rumah. Terlalu rakus juga membuatmu tidak peduli dengan acara lain yang sudah diagendakan. Bisa jadi saat acara penting, seperti speech dari tuan rumah kamu justru mengantuk karena terlalu banyak makan. Tidak sopan sekali deh!

4. Tidak boleh sembarangan masuk ke ruangan pribadi

ilustrasi masuk ruangan pribadi orang lain (unsplash.com/Ihor Malytskyi)

Penting sekali diingat bahwa kamu tidak boleh sembaranga masuk ke ruangan pribadi di rumah tuan rumah saat acara open house. Kamu tidak boleh curi-curi kesempatan untuk masuk ke ruangan pribadi atau spot lain di rumah orang lain tanpa diajak atau tanpa izin. Hal tersebut hanya akan menunjukkan kalau kamu bukan orang yang beradab dan tentunya tidak sopan. 

Kamu hanya boleh masuk ke ruangan di rumah mereka jika diajak berkeliling saja. Selain itu hindari keinginan untuk masuk ke ruangan selain ruang tamu atau tempat yang dijadikan sebagai tempat berkumpul. Cukup nikmati acara yang sudah disediakan dan tetap patuh pada etika.

5. Membuang sampah pribadi dan merapikan bekas makan sendiri

ilustrasi alat makan (unsplash.com/Zak Chapman)

Etika yang sering dilupakan oleh tamu undangan saat acara open house yaitu tidak membuang sampah pribadi mereka sendiri. Tamu hanya menganggap bahwa sampah adalah tanggung jawab pemilik acara dan akhirnya membiarkan sampah pribadi berserakan. Sampah yang tidak dibuang atau hanya tidak dirapikan akan membuat pemilik rumah kewalahan untuk membereskan semuanya setelah acara selesai. 

Kamu juga harus merapikan bekas makanmu sendiri. Taruh alat makan di tempat yang sudah disediakan. Kamu tidak boleh sembarangan menaruh bekas alat makanmu karena dapat membuat pihak yang merapikan akan kebingungan. 

Etika tidak tertulis saat berkunjung ke acara open house harus kamu taati dan ingat dengan baik. Pahami adab berkunjung ke rumah orang lain dan hormati pemilik acara. Patuhilah peraturan yang sudah dibuat tuan rumah atau pun aturan tidak tertulis agar acara berjalan dengan lancar. 

Hindari untuk datang telat karena hal tersebut membuat tuan rumah lebih repot. Datanglah sesuai jadwal dan nikmati acara sebagaimana mestinya. Selain itu, tetap jaga kebersihan selama acara dan jangan membuat sampah yang membuat rumah pemilik acara menjadi kotor. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team