Kehilangan sering digambarkan sebagai momen hening yang penuh air mata. Padahal, kenyataannya jauh lebih rumit dari itu. Emosi datang bergantian tanpa pola yang jelas. Kadang kamu merasa kuat, lalu tiba-tiba runtuh lagi.
Banyak orang mengenal konsep tahapan berduka. Namun dalam praktiknya, proses healing setelah kehilangan tidak selalu rapi seperti teori. Ada fase-fase yang jarang dibicarakan karena terasa membingungkan atau bahkan memalukan. Yuk, simak beberapa fase kehilangan yang sering dialami, tapi jarang diakui secara jujur.
