ilustrasi gak percaya diri (Unsplash.com/Anthony Tran)
Sebenarnya, mereka bukan mutlak gak mau mengekspresikan perasaannya sama sekali. Namun, rasa tidak percaya dirilah yang kerap jadi penghalang bagi mereka untuk menyampaikan perasaan dan membuka diri apa adanya. Mereka kemudian merasa bahwa menyesuaikan diri dengan harapan orang lain dianggap jauh lebih penting.
Pada akhirnya, perasaan dan pemikiran sendiri jadi lebih sering ditekan demi menyenangkan orang lain. Bukannya selalu nyaman bersikap seperti ini, tapi mereka tetap memilih jalan tersebut karena merasa dirinya gak punya andil yang setara untuk berekspresi dan menyampaikan perasaannya seperti orang lain.
Gak selamanya yang terlihat itu selalu sesuai dengan kondisi sebenarnya, termasuk tentang seseorang yang jarang atau malah gak suka mengekspresikan perasaan. Kamu yang sering dicap minim ekspresi karena sulit ekspresikan perasaan secara terbuka juga menyimpan kelima hal tadi gak, nih? Yuk, atasi kesulitanmu dan mulai belajar mengekspresikan perasaan dengan nyaman.