Orang-orang mulai meninggalkan rantau untuk kembali ke kampung halaman dan merayakan Lebaran. Libur panjang plus THR di tangan memberi mereka keleluasaan untuk mudik serta bergembira bersama keluarga. Akan tetapi, dirimu malah tertahan di rantau. Kamu sudah dipastikan tidak mudik tahun ini bahkan boleh jadi tahun-tahun sebelumnya pun sama.
Kalau dirimu sudah terbiasa gak mudik, barangkali kini nyaman saja merayakan Idul Fitri di mana pun. Namun, tak salah juga apabila kamu masih merasa gelisah bahkan sedih lantaran tidak bisa ikut pulang kampung seperti kebanyakan orang. Saat dirimu melakukan sesuatu yang berbeda dari tradisi, ada perasaan bersalah atau gak normal.
Tekanan mentalmu bertambah jika tak sedikit orang di sekitarmu terus mencecar alasanmu gak mudik. Bahkan sampai ada orang yang bertanya memangnya kamu tidak merindukan keluarga? Pertanyaan seperti ini tentu menyiksa sebab tak ada orang yang mati rasa terhadap keluarganya sendiri. Rasa kangen pasti ada.
Tambah menjengkelkan apabila ada orang yang seenaknya menyebutmu gak sayang pada orangtua di kampung. Ia bersikap sok tahu tentang hubunganmu dengan kedua orangtua. Di tengah perasaanmu yang campur aduk lantaran tidak ikut mudik, jangan lupa tetap bersyukur atas lima hal berikut.
