Bulan Ramadan identik dengan momentum semarak. Bahkan di beberapa daerah memiliki tradisi tersendiri untuk mengistimewakan kehadiran bulan ini. Namun yang perlu direnungkan kembali, sudahkah kita mengetahui makna filosofis dibaliknya?
Kehadiran bulan Ramadan sejatinya adalah madrasah ruhani sekaligus laboratorium sosial. Di dalamnya, kita belajar tentang empati, kejujuran, disiplin, dan kepedulian. Bulan Ramadan seharusnya menjadi momentum transformasi sosial yang menggerakkan perubahan nyata di lingkungan sekitar. Bagaimana caranya? Lima langkah konkret ini dapat diterapkan.
