Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
bekerja
ilustrasi bekerja (freepik.com/freepik)

Ramadan sering bikin tubuh cepat lelah karena puasa seharian, ditambah aktivitas kerja atau kuliah yang tetap harus dijalani. Energi yang menurun kadang bikin fokus mudah buyar, tubuh terasa berat, dan semangat berkurang. Banyak orang akhirnya merasa kelelahan lebih cepat dan susah menyelesaikan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari. Padahal, kondisi ini wajar terjadi karena tubuh menyesuaikan diri dengan pola makan, tidur, dan aktivitas yang berbeda dari biasanya.

Untungnya, ada beberapa life-hacks sederhana yang bisa membantu kamu tetap produktif sekaligus menjaga energi sepanjang hari. Mulai dari sahur sehat, manajemen waktu, istirahat yang cukup, hingga teknik fokus singkat, semuanya bisa diterapkan dengan mudah tanpa harus membuat hari terasa berat. Dengan tips-tips ini, kamu bisa menjalani Ramadan dengan lebih menyenangkan, tetap berenergi, dan aktivitas harian tetap efektif tanpa merasa terbebani. Simak lima tips berikut supaya Ramadanmu lebih optimal dan penuh semangat.

1. Mulai hari dengan sahur sehat yang mengenyangkan

ilustrasi keluarga makan sahur (freepik.com/ freepik)

Sahur adalah kunci energi tubuh sepanjang hari. Pilih makanan seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat agar energi dilepas perlahan. Contohnya oatmeal dengan potongan buah, telur rebus, atau roti gandum dengan selai kacang. Menu sahur yang tepat bikin tubuh gak gampang lelah dan lapar di siang hari.

Selain itu, minum cukup air putih saat sahur sangat penting supaya tubuh tetap terhidrasi lebih lama. Kamu bisa menambahkan infused water dengan potongan lemon, mentimun, atau daun mint supaya lebih segar. Hindari minuman manis yang justru bikin cepat haus.

Terakhir, bangun lebih awal sekitar 30–60 menit sebelum imsak. Dengan sahur santai, tubuh dan pikiran lebih siap menjalani puasa, dan metabolisme pun lebih stabil sepanjang hari.

2. Atur jadwal aktivitas dan istirahat yang realistis

Ilustrasi membuat jadwal harian (freepik.com/rawpixel.com)

Puasa bisa bikin tubuh cepat lelah kalau aktivitas harian tidak diatur dengan baik. Buat jadwal harian yang realistis, termasuk jam kerja, belajar, ibadah, dan istirahat. Dengan perencanaan tepat, risiko kelelahan berkurang dan kamu tetap produktif tanpa menunda pekerjaan.

Sisihkan juga waktu untuk istirahat singkat di siang hari. Tidur siang 20–30 menit atau sekadar duduk santai sambil membaca dapat memulihkan energi tubuh yang menurun akibat puasa.

Selain itu, sesuaikan level aktivitas fisik. Olahraga ringan seperti stretching atau jalan kaki sebentar justru membuat tubuh lebih segar, sedangkan aktivitas berat sebaiknya dilakukan setelah berbuka. Dengan manajemen waktu dan istirahat yang tepat, produktivitas tetap terjaga.

3. Pilih camilan buka puasa yang sehat tapi mengenyangkan

ilustrasi caesar salad (freepik.com/KamranAydinov)

Buka puasa sering dijadikan momen makan berlebihan, padahal ini justru bikin tubuh lemas. Pilih camilan seimbang seperti kurma, buah segar, sup hangat, atau salad sayur dengan protein ringan. Makanan ini membantu tubuh cepat pulih tanpa membuat perut kaget.

Hindari terlalu banyak gorengan atau makanan manis sekaligus karena bisa membuat gula darah melonjak lalu turun drastis, bikin cepat ngantuk. Kombinasi karbohidrat kompleks dan protein saat berbuka bikin energi dilepas stabil.

Tips tambahan, jangan langsung duduk diam setelah buka. Bergerak ringan atau aktivitas santai 10–15 menit dapat membantu metabolisme tetap aktif dan tubuh gak terlalu lelah.

4. Tetap hidrasi sepanjang malam dan sebelum tidur

ilustrasi minum air putih (freepik.com/stefamerpik)

Hidrasi bukan cuma soal siang hari. Setelah berbuka, tubuh tetap butuh cairan agar segar sampai sahur berikutnya. Minum air putih minimal 8 gelas, disebar dari buka puasa sampai sebelum tidur, membantu mencegah dehidrasi dan sakit kepala di siang hari.

Selain air putih, kamu bisa menambahkan infused water atau teh herbal hangat untuk variasi rasa. Hindari minuman berkafein atau terlalu manis sebelum tidur karena bisa mengganggu kualitas tidur.

Kualitas tidur yang baik adalah life-hack penting supaya energi tubuh siap menghadapi aktivitas esok hari. Pastikan tidur cukup, nyaman, dengan suhu kamar sejuk dan kondisi tenang.

5. Gunakan teknik fokus singkat saat bekerja atau belajar

ilustrasi bekerja (freepik.com/ marymarkevich)

Puasa kadang bikin konsentrasi mudah terganggu. Teknik seperti pomodoro bekerja fokus 25 menit, istirahat 5 menit bisa membantu tetap produktif tanpa cepat lelah. Otak tetap segar dan energi terjaga.

Selain itu, atur prioritas pekerjaan. Kerjakan tugas paling penting saat energi masih tinggi, misalnya pagi setelah sahur atau beberapa jam setelah berbuka. Fokus pada hal penting dulu membuat produktivitas lebih maksimal.

Hindari multitasking berlebihan yang bisa bikin cepat capek. Fokus satu hal, selesaikan, baru lanjut tugas berikutnya. Dengan teknik fokus singkat dan prioritas yang jelas, puasa bukan lagi alasan menunda pekerjaan.

Ramadan bukan alasan untuk menurunkan produktivitas atau merasa selalu lelah. Dengan life-hacks sederhana seperti sahur sehat, manajemen waktu, camilan saat buka puasa, hidrasi, dan teknik fokus, kamu bisa menjalani puasa dengan energi optimal. Coba terapkan tips-tips di atas, dan rasakan perbedaan aktivitas harianmu. Ramadan jadi lebih menyenangkan, produktif, dan pastinya tetap bermakna.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team