Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi acara reuni
ilustrasi acara reuni (pexels.com/Askar Abayev)

Intinya sih...

  • INTJ jarang merasa perlu datang ke acara reuni karena lebih nyaman menjaga hubungan dengan orang-orang yang masih relevan di hidupnya sekarang.

  • INTP mudah kehilangan minat saat membayangkan suasana ramai dan lebih memilih waktu luang untuk dihabiskan sendiri.

  • ISTJ cenderung praktis dalam menilai sebuah acara dan sulit terdorong untuk datang jika tidak ada tujuan jelas.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Undangan reuni sering datang tiba-tiba, lengkap dengan pesan nostalgia dan janji temu kangen. Bagi sebagian orang, momen ini terasa seru dan penuh cerita. Namun, ada juga yang langsung menarik napas panjang begitu membaca undangan tersebut.

Dalam MBTI, beberapa tipe dikenal kurang bersemangat menghadiri acara kumpul teman lama. Bukan karena menyimpan masalah, melainkan karena energi sosial mereka cepat terkuras. Duduk manis di rumah sering terasa jauh lebih menarik. Penasaran siapa aja mereka? Yuk simak, lima MBTI ini paling malas menghadiri acara kumpul teman lama.

1. INTJ

ilustrasi bertemu teman lama (pexels.com/Nicole Michalou)

INTJ jarang merasa perlu datang ke acara reuni. Mereka lebih nyaman menjaga hubungan dengan orang-orang yang masih relevan di hidupnya sekarang. Bertemu banyak wajah lama akan terasa melelahkan.

Selain itu, INTJ tidak terlalu menikmati obrolan basa-basi. Mereka memilih percakapan yang punya arah dan makna. Karena itu, reuni sering dilewatkan tanpa rasa bersalah.

2. INTP

ilustrasi reuni (pexels.com/Kampus Production)

INTP mudah kehilangan minat saat membayangkan suasana ramai. Mereka membayangkan obrolan acak yang sulit diikuti. Pikiran ini membuat mereka lebih memilih absen.

Bagi INTP, waktu luang terasa berharga untuk dihabiskan sendiri. Duduk tenang sambil melakukan hal favorit jauh lebih menenangkan. Reuni pun sering dianggap mengganggu ritme pribadi.

3. ISTJ

ilustrasi teman nongkrong (pexels.com/Helena Lopes)

ISTJ cenderung praktis dalam menilai sebuah acara. Jika tidak ada tujuan jelas, mereka sulit terdorong untuk datang. Reuni sering terasa sekadar formalitas.

Mereka juga kurang nyaman dengan cerita masa lalu yang diulang. Fokus ISTJ lebih tertuju pada kondisi saat ini. Karena itu, ajakan reuni jarang jadi prioritas.

4. INFJ

ilustrasi piknik bersama teman (pexels.com/Helena Lopes)

INFJ sensitif terhadap suasana sosial yang terlalu ramai. Acara reuni bisa terasa penuh energi yang bercampur. Kondisi ini bisa membuat mereka cepat lelah.

Mereka lebih menikmati pertemuan kecil dengan orang terpilih. Interaksi yang terlalu luas terasa menguras emosi. Reuni besar sering dihindari demi menjaga keseimbangan diri.

5. INFP

ilustrasi nongkrong bersama teman (pexels.com/cottonbro studio)

INFP sering ragu menghadiri reuni karena takut canggung. Mereka membayangkan percakapan yang tidak mengalir. Perasaan ini membuat mereka memilih menjaga jarak.

Mereka juga mudah terbawa perasaan nostalgia. Kenangan lama bisa muncul tanpa diminta. Untuk menjaga suasana hati tetap stabil, INFP sering memilih tidak datang.

Tidak datang ke reuni bukan berarti menutup diri dari masa lalu. Beberapa MBTI hanya lebih selektif dalam mengelola energi dan waktu. Selama merasa nyaman dengan pilihannya, absen dari reuni bukan masalah besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team