Seberapa sering kita menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memanjakan ambisi? Kita menargetkan khatam Al - Qur'an, mengikuti banyak kajian kitab, atau target-target lain yang terlalu dipaksakan. Tanpa sadar, kita menjalaninya dengan ritme yang cepat dan penuh tekanan.
Padahal, Ramadan sejatinya adalah momentum untuk menata ulang kembali ritme hidup. Kita tidak harus terbebani oleh ambisi, juga tidak harus melangkah secara terburu-buru. Alih-alih tergesa-gesa mengejar pencapaian, kita belajar menikmati prosesnya. Berikut lima mindset slow living yang bisa membuat Ramadan terasa lebih dalam dan menenangkan.
