ilustrasi percakapan(pexels.com/fauxels)
Masalah apa pun selesai saat ada pembicaraan satu sama lain. Sama halnya dengan ini, masalah dengan orang yang tidak menyukai kita tapi ujung-ujungnya mereka lebih membicarakannya pada orang lain dan justru lebih memilih bukan pada orang yang bersangkutan dengannya sendiri.
Serta kebanyakan dari mereka malah menjadikannya sebuah gosipan yang membuat image atau citra orang tersebut menjadi berdampak buruk dalam menjalin hubungan dengan orang-orang yang ada disekitarnya.
Membicarakan atas ketidaksukaan terhadap orang lain dan bukan pada orangnya yang bersangkutan sangat jarang dilakukan, hanya segelintir orang yang ingin segera mengakhiri ketidaknyamanan dengan mengungkapkan apa yang menjadi akar masalahnya. Tidak ada salahnya, kan mencoba membicarakannya dengan baik-baik pada orangnya langsung. Tanpa mengetahui apa sebenarnya yang harus diketahui kebenarannya, semua menjadi sebatas ketidaktahuan semata.
Hidup memang seperti itu, ada suka dan tidak terhadap sesuatu. Orang lain bebas menentukan kepada siapa mereka suka atau bahkan tidak menyukainya hanya karena ada sesuatu hal yang mungkin menjadi penyebab dari awal ketidaksukaannya.
Tetap menjaga hubungan baik dengan siapa saja. Terus memperbaiki diri tanpa harus menilai dan mencari kesalahan orang lain.