Ilustrasi pria merenung (unsplash.com/kriztheman)
Seperti disebutkan dalam penjelasan sebelumnya, kalau malah ternyata kamu yang mengawali masalah, kamu bisa mengajukan permintaan maaf. Kalau orang lain yang memang keterlaluan lalu meminta maaf padamu, kamu juga dengan mudah memaafkannya.
Akan tetapi bila permintaan maaf darinya gak kunjung datang, kamu mungkin akan memilih untuk melupakannya saja. Namun bisa juga nih, kamu memutuskan untuk tetap membencinya karena berpikir dia memang layak untuk dibenci.
Apa pun keputusanmu terkait perlakuan buruk yang telah diterima memang sepenuhnya hakmu. Jika keterlaluan sekali dan menimbulkan kerugian yang gak main-main, kamu juga boleh kok, menempuh jalur hukum.
Namun sebaiknya, kamu gak menjadi pembenci, ya! Sebab itu hanya akan merusak kedamaian hidupmu sendiri.