Ilustrasi wanita berkumpul bersama sahabat (freepik.com/freepik)
Ketika kamu merasa perlu menyembunyikan bagian dari dirimu atau berpura-pura menjadi seseorang yang bukan dirimu, itu adalah sinyal bahwa hubungan tersebut mungkin lebih banyak memberikan tekanan daripada dukungan. Teman sejati seharusnya membuatmu merasa nyaman untuk menjadi dirimu yang sebenarnya, bukan sebaliknya.
Apakah kamu merasa lebih baik atau justru semakin stres setelah bertemu dengan mereka? Jika kamu terus-menerus merasa tidak bisa menunjukkan siapa dirimu yang sebenarnya, mungkin sudah saatnya untuk mengevaluasi kembali persahabatan ini. Teman yang baik akan mendukungmu dan membantumu berkembang tanpa membuatmu merasa rahasia. Beri dirimu izin untuk mencari hubungan yang lebih positif dan autentik, di mana kamu bisa benar-benar merasa diterima apa adanya.
Ketika kita menyadari tanda-tanda persahabatan yang tidak sehat, itu bisa menjadi momen refleksi penting tentang bagaimana hubungan kita mempengaruhi kesejahteraan kita secara keseluruhan. Persahabatan seharusnya menjadi sumber dukungan dan kebahagiaan, bukan beban atau sumber stres.
Mengenali dan memahami tanda-tanda ini memberi kita kesempatan untuk membuat perubahan yang positif, baik dengan membenahi hubungan yang ada atau dengan mencari koneksi yang lebih sehat dan membangun. Menjaga kesehatan mental dan emosional kita adalah prioritas, dan memiliki teman yang mendukung adalah bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang lebih bahagia dan seimbang.