Mungkin banyak di antara kita yang masih sulit mengutamakan kebutuhan diri sendiri saat orang lain mengandalkan atau membutuhkan bantuan kita. Terlebih, pada anak usia dini, orangtua sering mengajarkan bahwa mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi adalah perilaku yang baik.
Namun, tahukah kamu? Terlalu mendorong diri untuk mengutamakan kebutuhan orang lain, terkadang bisa membuatmu lupa akan kebutuhan diri sendiri.
“Masyarakat sering membuat kita merasa bahwa ketika kita memiliki waktu luang, kita seharusnya mempergunakan waktu tersebut untuk bekerja,” ujar seorang konselor kesehatan mental berlisensi, Jaime Kulaga, Ph.D., dikutip Headspace. “Alhasil, menciptakan momen-momen menyenangkan dan membahagiakan untuk diri sendiri menjadi terabaikan karena kita terjebak dalam perasaan bersalah akibat tekanan yang diberikan masyarakat,” lanjutnya.
Padahal, memprioritaskan diri sendiri bukan berarti menjadikanmu egois. Bahkan, ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan mentalmu. Oleh karena itu, berikut lima cara yang bisa membantu kamu belajar bagaimana memprioritaskan diri tanpa merasa bersalah.
