Ramadan selalu identik dengan momen kebersamaan. Salah satunya lewat acara buka bersama alias bukber. Dari teman sekolah, kuliah, rekan kerja, sampai komunitas, undangan bukber bisa datang bertubi-tubi. Rasanya gak enak kalau menolak terus, tapi kalau semua diiyakan tanpa perhitungan, dompet bisa ikut berpuasa lebih dulu sebelum azan Magrib berkumandang.
Bukber memang menyenangkan, tapi tetap perlu strategi agar keuangan tetap aman sampai lebaran. Jangan sampai niatnya silaturahmi malah berujung stres finansial. Supaya tetap bisa kumpul tanpa bikin saldo terkuras, berikut 6 kiat mengatur budget bukber tanpa bikin dompet menangis yang bisa diterapkan.
