Libur panjang biasanya dinantikan oleh banyak orang. Sebagian besar karyawan bisa menggunakan tambahan waktu libur untuk pulang ke kampung halaman atau berwisata. Sementara itu, tak sedikit pengusaha yang mendulang keuntungan lebih besar di momen libur panjang.
Namun, ternyata ada pula orang yang justru merasa tersiksa gara-gara libur berturut-turut. Mereka merindukan kembali ke kegiatan seperti hari-hari biasa. Bahkan libur panjang sampai terasa sebagai momok.
Bagaimana bisa libur panjang yang umumnya dianggap asyik malah jadi terasa menyebalkan? Mungkin ada hal-hal tak terduga yang terjadi atau memang seseorang lebih sering bertemu pengalaman negatif selama libur panjang. Lebih jelasnya, berikut enam hal yang dapat membuat orang gak antusias dengan beberapa hari libur sekaligus.
