Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Tips Tenangkan Diri setelah Bermimpi Buruk, Gak Usah Cari Artinya!
ilustrasi mimpi buruk (pexels.com/Ron Lach)

Saat kamu bermimpi indah, tentu dirimu ingin terus mengingatnya agar efek bahagianya bertahan lama. Namun, bagaimana bila kamu mendapat mimpi buruk? Rasa takut yang tidak diharapkan malah dapat menguasai dirimu hingga beberapa hari ke depan.

Kamu menjadi sangat memikirkan mimpi tersebut. Saking mengerikannya mimpi itu, dirimu merasa cemas ketika tiba saatnya tidur lagi. Ketakutan ini dapat lebih cepat diatasi bila kamu menerapkan enam tips berikut.

1. Membasuh wajah dan minum air putih

ilustrasi membasuh wajah (pexels.com/Алексей Вечерин)

Meski hari masih malam dan kamu ingin melanjutkan tidur, bangunlah dulu. Pergilah ke kamar mandi untuk membasuh wajah. Ini memang mengurangi rasa kantukmu, tetapi membantumu lebih sadar akan realitas.

Dengan begitu, kamu gak lagi terlalu terpengaruh oleh mimpi buruk barusan. Begitu pun dengan minum air putih yang membuatmu lebih segar. Jika kamu langsung mencoba kembali tidur setelah bermimpi buruk, biasanya mimpi itu malah berlanjut.

2. Sadari bahwa hal-hal buruk itu hanya ada di alam mimpi

ilustrasi mimpi buruk (pexels.com/cottonbro studio)

Sekalipun kengeriannya terasa amat nyata, ingat bahwa itu cuma bunga tidur. Peristiwa yang membangkitkan ketakutan luar biasa tidak sungguh-sungguh terjadi. Sosok mengerikan dalam mimpi tak perlu membuatmu takut keluar kamar atau melakukan berbagai aktivitas. 

Peristiwa atau sosok itu tidak nyata dan sudah berakhir bersamaan dengan terjaganya kamu. Jangan biarkan mimpi buruk mengubah caramu dalam memandang dunia. Setiap rasa takut kembali muncul, ingatkan diri bahwa itu cuma mimpi semalam.

3. Tak usah mencari maknanya

ilustrasi menggunakan smartphone (pexels.com/Ivan Samkov)

Kebiasaan sebagian orang setelah mengalami mimpi buruk adalah sibuk mencari maknanya. Apakah kamu juga begitu? Sebaiknya hal ini tidak dilakukan lagi, khususnya kalau dirimu mudah cemas.

Mimpi yang terasa menyeramkan memang tak selalu ditafsirkan sebagai tanda hal buruk akan terjadi dalam hidupmu. Akan tetapi, kamu gak bisa menebak artinya sampai membuka artikel yang mengupas makna mimpi. Bila ternyata tafsir atas mimpimu negatif, dirimu pasti tambah cemas meski itu bukan kepastian.

4. Menceritakannya pada orang lain

ilustrasi mengobrol (pexels.com/Cottonbro)

Kamu gak boleh sembarangan dalam memilih teman cerita. Dirimu hanya bisa memberitahukan mimpi buruk itu pada kawan yang rasional serta tidak memercayai mitos-mitos mimpi. Tujuannya, biar kamu gak tambah takut setelah mendengar tanggapannya.

Dia akan membantumu menenangkan diri. Bila kamu telanjur tahu arti mimpi itu yang dikaitkan dengan hal-hal negatif, ia mampu memberimu penjelasan yang lebih masuk akal. Terlepas dari apa yang bakal terjadi nanti, mendapatkan kembali ketenanganmu penting supaya kamu bisa beraktivitas dengan normal.

5. Memahami kondisi psikismu akhir-akhir ini

ilustrasi kecemasan (pexels.com/MART PRODUCTION)

Mimpi buruk biasanya tidak terjadi begitu saja. Ada penyebab dari dalam dirimu yang memicu munculnya mimpi mengerikan. Hanya saja kamu kurang menyadarinya atau berusaha menekannya ke alam bawah sadar.

Apa pun yang belakangan sedang sangat dipikirkan dan membuatmu cemas dapat berubah menjadi mimpi buruk. Maka dari itu, bila kamu tengah banyak pikiran lebih baik segera menyelesaikannya satu per satu. Penting pula menceritakan masalahmu pada orang lain untuk mengurangi kecemasan.

6. Berdoa

ilustrasi berdoa (pexels.com/Ivan Samkov)

Berdoa sebelum tidur penting untuk mencegahmu bermimpi buruk. Kalaupun kamu telanjur bermimpi yang menakutkan, berdoalah begitu terjaga. Supaya ketika kamu kembali tidur, mimpi itu tak berulang atau berlanjut.

Berdoa juga wajib dilakukan sebelum kamu beraktivitas keesokan harinya. Mohonlah perlindungan dan pertolongan Tuhan. Jika berdoa telah dilakukan, kamu tinggal berkegiatan seperti biasa dan tak perlu berpikir macam-macam terkait mimpi semalam.

Ketakutan akibat mimpi buruk biasanya dipengaruhi oleh kepercayaan-kepercayaan yang sejak kecil tertanam dalam dirimu dan keluarga. Sekalipun kepercayaan tersebut beberapa kali dipatahkan, kamu masih mengkhawatirkannya. Apabila mimpi buruk terlalu sering datang sampai mengganggu aktivitasmu, berkonsultasilah dengan psikolog atau psikiater.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team