Saat sekolah, pernah gak kamu membandingkan nilai yang kamu dapat dengan nilai punya temanmu? Atau kamu mengincar untuk menduduki posisi dia dalam peringkat kelas? Ini nih contoh sederhana bahwa kamu sudah menjadikan capaian orang lain sebagai patokan.
Dalam dunia kerja pun, bukan mustahil kamu masih melakukan hal ini. Misal, ketika si A mendapat jabatan tertentu, kamu memiliki mimpi untuk merebut posisi tersebut. Nah, itu tandanya bahwa kamu menjadikan apa yang dimiliki orang lain sebagai milikmu.
Beberapa dari kita akan mewajarkan hal ini dan menganggapnya sebagai motivasi. Padahal nyatanya, tindakan ini gak bisa dibenarkan lho. Kamu boleh memiliki mimpi, tapi buatlah mimpimu sendiri dan gak membandingkan pencapaianmu dengan apa yang diraih orang lain. Ini nih alasan kamu harus berhenti menjadikan pencapaian orang lain sebagai patokan.
