Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ini 5 Alasan Mengapa Filosofi Nyepi Sangat Relevan bagi Orang Kota
ilustrasi mengapa filosofi Nyepi sangat relevan bagi orang kota? (pexels.com/KoolShooters)
  • Filosofi Nyepi mengajarkan keseimbangan hidup melalui ajaran Tri Hita Karana, menekankan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota.
  • Momen hening ala Nyepi membantu kaum urban mengurangi stres digital, menemukan ketenangan batin lewat refleksi diri, serta memahami bahwa istirahat adalah bagian penting dari produktivitas.
  • Nyepi juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dan fokus pada hal yang bisa dikendalikan agar tercipta kedamaian batin serta koneksi lebih sehat dengan diri sendiri dan sekitar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu lelah karena sudah lama terjebak di tengah kemacetan, suara klakson bersahut-sahutan, dan notifikasi HP gak berhenti bunyi setiap detik? Rasanya otak mau meledak karena tuntutan pekerjaan dan hiruk-pikuk kota yang gak ada habisnya dari pagi sampai malam.

Di sinilah filosofi kesunyian Nyepi untuk kaum urban hadir sebagai oase karena pada hakikatnya momen ini melaksanakan ajaran Tri Hita Karana. Berdasarkan pandangan PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia), filosofi ini merupakan tiga sumber kebahagiaan yang melibatkan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam sekitar kita.

Kalau kamu terus-terusan membiarkan diri terjebak dalam ritme hidup yang super cepat tanpa jeda, burnout cuma tinggal tunggu waktu saja. Itulah mengapa kamu butuh momen untuk berhenti sejenak sebelum kesehatan mentalmu benar-benar ambruk karena kelelahan fisik maupun emosional. Jangan sampai kamu lupa cara menikmati keheningan hanya karena terlalu sibuk mengejar target yang gak akan pernah ada habisnya, lho.


1. Matikan sejenak notifikasi di gadget kamu

ilustrasi mematikan gawai (pexels.com/Lukas Blazek)

Dunia gak akan kiamat kalau kamu gak cek media sosial atau membalas pesan kerjaan selama beberapa jam saja. Kamu mungkin merasa FOMO padahal isi linimasa seringnya cuma bikin kamu merasa makin stres, cemas, dan rendah diri. Kalau sudah begini, cobalah untuk menerapkan prinsip amati geni saat Nyepi secara modern dengan memadamkan "api" digital yang selalu membakar perhatianmu setiap saat.

Dengan mematikan gawai, kamu memberikan ruang bagi otak untuk beristirahat dari gempuran informasi yang seringkali gak penting. Kamu bakal sadar kalau kedamaian itu sebenarnya sederhana, asal mau melepaskan ketergantungan pada layar ponsel yang menyita waktu. Mulailah dari langkah kecil seperti mengaktifkan fitur do not disturb saat jam istirahat agar kualitas tidurmu juga makin maksimal, ya.


2. Temukan ketenangan di dalam diri sendiri

ilustrasi menemukan ketenangan dalam diri (pexels.com/Squared one)

Selama ini kamu mungkin terlalu sibuk mencari kebahagiaan di luar sana, entah itu lewat belanja atau sekadar nongkrong di kafe hits. Padahal, filosofi Nyepi mengajarkan kamu untuk melakukan mulat sarira atau refleksi diri untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi di dalam hati. Menghabiskan waktu sendirian tanpa gangguan suara televisi atau musik ternyata bisa membantumu lebih mengenal siapa diri kamu sebenarnya.

Kamu gak perlu merasa kesepian saat sedang sendiri karena itu adalah waktu terbaik untuk memproses emosi yang selama ini terpendam. Kamu bisa duduk diam selama 15 menit tanpa melakukan apa pun, cuma fokus pada napas dan pikiran yang lewat begitu saja. Latihan ini efektif buat mengurangi level stres orang kota yang biasanya punya tingkat kecemasan cukup tinggi karena tekanan lingkungan.


3. Sadari bahwa istirahat adalah produktivitas

ilustrasi istirahat yang cukup (unsplash.com/Zohre Nemati)

Banyak dari kamu yang merasa bersalah kalau gak melakukan apa-apa dalam sehari karena dianggap malas atau ketinggalan zaman. Padahal, memberikan waktu bagi tubuh dan pikiran untuk benar-benar berhenti berfungsi sejenak menjadi investasi jangka panjang untuk performa kerjamu. Nyepi membuktikan bahwa dengan berhenti total selama 24 jam, alam dan manusia justru mendapatkan energi baru yang jauh lebih besar.

Jangan paksa dirimu untuk terus berlari kalau mesin di dalam tubuhmu sudah memberikan sinyal kelelahan yang luar biasa. Anggap saja waktu istirahat ini sebagai proses recharging baterai agar nantinya kamu bisa kembali bekerja dengan ide-ide yang lebih segar dan cemerlang. Ingat, ya, kamu itu manusia yang butuh jeda, bukan robot yang diprogram untuk bekerja tanpa henti sampai rusak.


4. Bangun hubungan yang lebih sehat dengan lingkungan

ilustrasi menyiram tanaman (pexels.com/cottonbro studio)

Hidup di kota besar kerap membuat kita abai dengan keadaan sekitar karena terlalu fokus pada urusan pribadi masing-masing. Filosofi Nyepi mengajak kita untuk memberikan waktu bagi bumi untuk bernapas tanpa polusi udara, suara, maupun cahaya yang berlebihan. Kamu bisa mulai dengan mematikan lampu yang gak perlu atau mengurangi pemakaian kendaraan bermotor jika jaraknya masih bisa ditempuh dengan jalan kaki.

Ketika lingkungan di sekitarmu tenang, biasanya suasana hati juga bakal ikut merasa lebih damai dan jauh dari perasaan emosional. Menghargai alam bukan berarti harus pergi ke hutan, tapi bisa sesederhana merawat tanaman di balkon apartemen atau sekadar melihat langit malam tanpa gangguan cahaya gedung, kok. Koneksi yang tulus dengan lingkungan sekitar bakal membuat kamu merasa lebih membumi dan gak mudah terseret arus drama perkotaan.


5. Fokus pada hal yang bisa kamu kendalikan

ilustrasi belajar santai dalam menghadapi hidup (pexels.com/cottonbro studio)

Salah satu penyebab utama stres kaum urban adalah keinginan untuk mengatur semua hal yang sebenarnya di luar kendali mereka. Lewat keheningan, kamu diajak untuk melepaskan keinginan mengontrol dunia luar dan beralih fokus pada kendali diri sendiri atau self-mastery. Kamu gak bisa mengatur kemacetan jalanan, tapi kamu punya kendali penuh untuk mengatur bagaimana reaksimu saat menghadapi kemacetan tersebut.

Belajarlah untuk lebih santai dalam menghadapi ketidakpastian hidup dengan gak membiarkan hal-hal eksternal merusak harimu begitu saja. Jika kamu sudah bisa menguasai diri sendiri dalam kesunyian, maka kebisingan di luar sana gak akan lagi jadi masalah yang besar buatmu. Kedamaian sejati itu muncul ketika kamu berhenti berperang dengan kenyataan dan mulai berdamai dengan keadaan yang sedang kamu jalani.

Intinya, mengambil jeda lewat filosofi kesunyian Nyepi untuk kaum urban adalah bentuk self-love paling nyata yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kewarasan di tengah dunia yang makin berisik. Kamu berhak punya waktu tenang tanpa gangguan apa pun demi kesehatan mental dan kebahagiaan jangka panjangmu. Semangat ya, yuk mulai kasih ruang buat dirimu sendiri agar bisa bernapas lebih lega dan menjalani hari dengan lebih bermakna!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team