Bagi sebagian orang, traveling masih dipandang sebagai aktivitas sekadar kabur dari rutinitas kerja atau hadiah setelah lelah bekerja. Padahal jika dilakukan dengan kesadaran dan konsistensi, traveling dapat berkembang menjadi hobi yang memberi dampak positif jangka panjang. Bukan hanya kesenangan sesaat.
Traveling sebagai hobi bukan soal seberapa jauh destinasi yang dikunjungi atau seberapa mahal biayanya. Melainkan tentang proses belajar, bertumbuh, dan mengenal dunia secara lebih luas. Mengapa traveling layak menjadi hobi, bukan sekedar liburan? Saatnya kita mengetahui lima alasan di bawah ini dengan merenungkannya kembali.
