Bagi sebagian orang, membagikan kebahagiaan di media sosial menjadi cara mengabadikan kenangan yang dapat tersimpan sebagai arsip digital. Namun, unggahan tersebut tidak selalu mendapat respons positif. Penilaian buruk bisa saja muncul kepada pasangan dianggap yang tidak memiliki kecocokan secara visual. Penilaian tersebut muncul akibat adanya anggapan penampilan keduanya tidak sesuai standar yang berkembang di masyarakat.
Fenomena ini sering disebut sebagai visual match, yaitu istilah yang populer di media sosial untuk menggambarkan penilaian terhadap kecocokan pasangan berdasarkan penampilan. Pasangan tersebut dinilai hanya dari wajah, gaya berpakaian, warna kulit, hingga bentuk tubuh, tanpa benar-benar mengenal pribadi mereka. Berikut penjelasan selengkapnya.
