Sekarang belanja online lebih diminati karena kepraktisannya. Makin tinggi kesibukanmu, dirimu makin gak ada waktu untuk berbelanja langsung di toko. Belanja offline dirasa terlalu makan waktu dan tenaga.
Lebih enak belanja di marketplace. Tinggal pilih produk dari mana pun, transfer, dan barang akan diantar sesuai alamat pengiriman. Dirimu cukup menunggunya. Masalahnya, ke mana paket-paketmu dialamatkan selama ini?
Apakah etis kalau kamu menggunakan alamat kantor sebagai alamat pengiriman paket yang sifatnya pribadi? Seperti pakaian, sepatu, atau buku bacaan. Ada atau tidak aturan khusus tentang ini, dirimu harus tetap paham etika. Baca ya, biar kamu dan kebiasaanmu menerima paket pribadi tak jadi bahan gunjingan di kantor.
