Ilustrasi masjid (unsplash.com/Photo by Katerina Kerdi)
Menurut laman BPK Provinsi Maluku Utara, Isra Miraj adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW. Peringatan ini tidak hanya menguatkan keimanan umat Islam, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW.
Isra Miraj terjadi pada malam hari, di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan luar biasa atas izin Allah SWT. Isra bermakna perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem. Dalam Al-Qur’an, peristiwa ini disebutkan dalam Surah Al-Isra ayat 1:
“Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Isra: 1)
Sementara Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha, tempat tertinggi di langit. Di sini, Nabi bertemu langsung dengan Allah SWT dan menerima perintah salat lima waktu yang menjadi kewajiban bagi umat Islam.