Fenomena nikah muda kembali ramai dibicarakan setelah beredarnya video TikTok seorang perempuan berusia 19 tahun yang menikah dengan pria 29 tahun. Ada yang menyebut bahwa keberanian nikah pada usia muda merupakan bukti kesiapan memikul tanggung jawab. Narasi semacam ini cepat menyebar karena terdengar tegas, sederhana, dan mudah dicerna. Padahal, kehidupan tidak berjalan dengan satu ukuran yang sama untuk semua orang, termasuk soal waktu menikah.
Mengaitkan keberanian mengambil tanggung jawab hanya pada keputusan menikah pada usia tertentu berisiko menyederhanakan realitas hidup yang jauh lebih kompleks. Di titik inilah, diskusi soal nikah muda seharusnya ditempatkan sebagai pilihan hidup, bukan standar nilai diri. Berikut beberapa sudut pandang yang jarang dibahas secara utuh.
