Ilustrasi Masyarakat Sedang Melaksanakan Salat Id (Unsplash.com/annasarfnahri)
Salat Idul Fitri merupakan ibadah yang memiliki tata caranya sendiri dibanding ibadah salat lainnya. Salat ini memiliki ciri khas di mana terdapat tambahan takbir pada masing-masing rakaatnya. Adapun rincian dari tata cara salat Idul Fitri adalah sebagai berikut ini:
1. Membaca niat
Saat akan melaksanakan salat Idul Fitri, hendaknya imam dan makmum membaca niat terlebih dahulu. Berikut ini niat salat Idul Fitri dengan artinya:
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak'ataini (ma'mûman/imâman) lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
Sebagai catatan, jika menjadi imam, maka gunakan kata “imaman.” Namun, bila menjadi makmum, maka bacaannya diubah menjadi “ma’muuman.”
2. Gerakan rakaat pertama salat Idul Fitri
Setelah membaca niat, imam atau jamaah melaksanakan salat Idul Fitri. Berikut urutan gerakannya:
Berdiri dan melakukan takbiratul ihram
Membaca doa iftitah
Melakukan takbir sebanyak tujuh kali
Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca surat pendek Al-Qur’an
Kemudian melanjutkan gerakan seperti biasa, yaitu ruku, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kembali
3. Gerakan rakaat kedua salat Idul Fitri
Setelah rakaat pertama selesai, lakukan gerakan salat rakaat kedua seperti berikut ini:
Berdiri dari sujud menuju rakaat kedua
Melakukan takbir sebanyak lima kali
Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca surat pendek Al-Qur’an
Melanjutkan gerakan salat seperti ruku, i’tidal, sujud, hingga tahiyat akhir
Mengakhiri salat dengan salam
Perlu diingat, di sela-sela takbir yang dilakukan sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua, umat Muslim dianjurkan untuk membaca:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila
Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang."