Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Buku Favorit Lucy Hale yang Cocok Dibaca saat Santai
Lucy Hale di Big Gold Brick (dok. Samuel Goldwyn Films/Big Gold Brick)
  • Lucy Hale merekomendasikan lima buku favorit dengan genre beragam, dari novel drama emosional hingga buku pengembangan diri yang inspiratif untuk dibaca saat waktu santai.
  • Beberapa judul seperti 'Malibu Rising', 'The Goldfinch', dan 'It Ends With Us' menawarkan kisah penuh emosi, konflik batin, serta refleksi mendalam tentang hubungan dan kehidupan.
  • Sementara 'The Untethered Soul' dan 'The Four Agreements' menghadirkan panduan reflektif untuk memahami diri, melepaskan pikiran negatif, dan menjalani hidup lebih damai serta bermakna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kalau lagi cari bacaan santai tapi tetap berkesan, rekomendasi buku dari selebriti bisa jadi pilihan menarik. Salah satu yang punya selera bacaan cukup beragam adalah Lucy Hale. Dari novel drama penuh emosi sampai buku pengembangan diri, pilihannya nggak cuma seru tapi juga relatable.

Menariknya, buku-buku favoritnya ini nggak selalu ringan, tapi tetap enak dinikmati saat waktu senggang. Ada yang bikin baper, ada juga yang bikin mikir lebih dalam tentang hidup. Nah, berikut ini lima buku favorit Lucy Hale yang cocok dibaca saat santai. Segera masukkan ke dalam daftar bacaanmu, yuk!

1. Malibu Rising – Taylor Jenkins Reid

buku Malibu Rising (taylorjenkinsreid.com)

Novel ini membawa pembaca ke Malibu tahun 1983, tepat di malam pesta besar keluarga Riva yang terkenal. Semua orang ingin hadir di pesta tersebut, tapi di balik gemerlapnya, tersimpan banyak rahasia keluarga yang perlahan mulai terungkap. Cerita berkembang dengan cepat, apalagi saat suasana pesta semakin kacau hingga berujung pada kejadian besar yang mengubah segalanya.

Yang membuat buku ini menarik adalah bagaimana penulis menggambarkan hubungan keluarga yang kompleks dengan cara yang emosional tapi tetap ringan. Setiap karakter punya cerita dan luka masing-masing sehingga terasa sangat manusiawi. Cocok banget dibaca santai, tapi tetap meninggalkan kesan mendalam setelah selesai.

2. The Goldfinch – Donna Tartt

buku The Goldfinch (hachettebookgroup.com)

Buku ini mengikuti perjalanan hidup Theo Decker, seorang remaja yang selamat dari tragedi besar yang mengubah hidupnya selamanya. Kehilangan ibunya membuatnya merasa kosong, dan satu-satunya hal yang menghubungkannya dengan masa lalu adalah sebuah lukisan kecil yang penuh makna. Dari situlah hidupnya mulai terjerumus ke arah yang tak terduga.

Cerita dalam novel ini cukup kompleks, tapi ditulis dengan sangat detail dan emosional. Pembaca diajak melihat bagaimana trauma dan kehilangan bisa memengaruhi seseorang dalam jangka panjang. Meski cukup berat, buku ini tetap menarik untuk dibaca karena penuh dengan konflik batin dan perjalanan hidup yang realistis.

3. It Ends With Us – Colleen Hoover

buku It Ends With Us (colleenhoover.com)

Novel ini menceritakan tentang Lily, seorang perempuan yang berusaha membangun hidupnya sendiri meski masa lalunya tidak mudah. Ia kemudian bertemu dengan Ryle, seorang pria yang tampak sempurna, tapi memiliki sisi lain yang membuat hubungan mereka menjadi rumit. Dari situ, cerita berkembang menjadi kisah cinta yang penuh dilema.

Yang membuat buku ini begitu populer adalah cara penulis mengangkat tema hubungan yang realistis dan emosional. Banyak pembaca merasa relate dengan konflik yang ada di dalamnya. Selain kisah romantis, buku ini juga menyentuh isu yang lebih dalam sehingga membuat pembaca ikut merasakan perjalanan emosional para karakternya.

4. The Untethered Soul – Michael A. Singer

buku The Untethered Soul (goodreads.com)

Buku ini berbeda dari yang lain karena masuk ke kategori pengembangan diri. Isinya mengajak pembaca untuk memahami hubungan dengan pikiran dan emosi sendiri. Dengan gaya bahasa yang cukup sederhana, buku ini membantu kita melihat bagaimana pola pikir bisa memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Selain itu, buku ini juga memberikan panduan untuk melepaskan kebiasaan berpikir negatif yang sering membatasi diri. Cocok dibaca saat ingin refleksi atau mencari ketenangan. Meski bukan novel, isi buku ini tetap menarik dan bisa memberikan perspektif baru tentang hidup.

5. The Four Agreements – Don Miguel Ruiz

buku The Four Agreements (goodreads.com)

Buku ini mengangkat konsep sederhana tapi kuat tentang cara menjalani hidup dengan lebih damai. Berdasarkan filosofi kuno Toltec, ada empat prinsip utama yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menjaga ucapan, tidak mudah tersinggung, hingga selalu berusaha melakukan yang terbaik.

Walaupun terdengar sederhana, isi buku ini cukup membuka pikiran. Banyak orang merasa bahwa prinsip-prinsip ini membantu mereka menjalani hidup dengan lebih ringan. Cocok banget buat dibaca santai, tapi tetap memberikan insight yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dari novel drama yang emosional sampai buku pengembangan diri yang penuh makna, pilihan bacaan Lucy Hale memang cukup beragam dan menarik untuk dicoba. Nggak cuma menghibur, buku-buku ini juga bisa memberikan perspektif baru tentang kehidupan dan hubungan. Jadi, dari lima buku favorit Lucy Hale yang cocok dibaca saat santai, nomor berapa yang bikin kamu penasaran?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team