Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret Benedict Bridgerton dalam serial Bridgerton Season 4
Potret Benedict Bridgerton dalam serial Bridgerton Season 4 (Dok. Netflix/Bridgerton Season 4)

Intinya sih...

  • Novel fiksi tentang 4 remaja mencari makna sebuah karya seni transenden

  • Kisah pelukis kulit hitam yang menavigasi dunia seni dan persahabatan

  • Buku nonfiksi tentang seni dan kreativitas, menjadikan hidup sebagai tindakan kreatif

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Benedict Bridgerton menjadi tokoh utama yang punya karakter artsy, fun, dan haus eksplorasi. Bagi Benedict, buku menjadi sarana untuk memahami diri sendiri dan dunia dengan cara yang lebih bebas. Novel fiksi dengan cerita romantis yang liar hingga buku bertema seni akan menggugah pikirannya.

Di sisi lain, Benedict juga merepresentasikan karakter yang terus mencari makna, kebebasan memilih jalan hidup, dan cinta yang setara. Maka, jika Benedict bukanlah karakter fiksi, 11 buku ini dapat menjadi bacaan yang akan disukainya karena cerita yang menarik dan merefleksikan dirinya. Bagi kamu yang memiliki karakter serupa Benedict, cobalah membaca beberapa rekomendasi buku ini.

1. Bagaimana seni menjadi kekuatan dan menghubungkan orang lain, dituliskan dalam novel fiksi ini. Kisah yang lucu dan mengharukan tentang 4 remaja mencari makna sebuah karya seni transenden

My Friends oleh Fredrik Backman. (goodreads.com)

2. Novel ini mengisahkan pelukis kulit hitam yang menavigasi dunia seni. Dalam upaya menemukan kehidupan baru, karakter utama justru mempertimbangkan kembali makna seni, kreativitas, dan persahabatan

Minor Black Figures oleh Brandon Taylor. (goodreads.com)

3. Buku nonfiksi tentang seni dan kreativitas ini, hadirkan panduan untuk menjadikan seluruh hidup sebagai tindakan kreatif. Sebuah pengingat bahwa semua mampu terlibat dalam upaya kreatif

The Creative Act: A Way of Being by Rick Rubin. (goodreads.com)

4. Karya fiksi yang hadirkan kisah 3 saudara kandung. Setelah kematian ayah mereka, ketiganya bersaing jadi pewaris. Ketiganya brilian, tapi punya alasan kuat untuk menang dan menjadi teratas

Gifted & Talented oleh Olivie Blake (goodreads.com)

5. Novel ini mengikuti kisah pasangan desainer grafis sukses di Berlin. Semula, semua baik-baik saja hingga mereka dihadapkan pada kerapuhan komunitas dan hubungan

Perfection oleh Vincenzo Latronico. (goodreads.com)

6. Kisah cinta yang menakjubkan antara seorang karyawan museum dan pria dalam sebuah lukisan. Keduanya memulai kisah cinta yang tak biasa, kompleks dan penuh tantangan. Akankah kisah mereka bertahan?

The Art of Vanishing oleh Morgan Pager. (goodreads.com)

7. Novel fiksi ini punya karakter anggota kelompok teater Shakespeare setelah dunia hancur oleh wabah yang ganas. Namun, mereka bisa mempertahankan seni dengan hati dan hasrat budaya

Station Eleven oleh Emily St. John Mandel. (www.shondaland.com)

8. Novel romantis ini mengangkat kisah cinta bintang sepak bola yang berusaha mendapatkan hati perempuannya. Namun, ia membutuhkan pacar palsu untuk melindunginya dari kesalahpahaman, bisakah dia?

The Fake Boyfriend Fiasco oleh Talia Hibbert. (www.shondaland.com)

9. Cerita fiksi tentang keluarga Richardson yang terhormat. Novel ini menyoroti masalah kelas sosial dan keluarga kaya raya ketika dua perempuan terlibat konflik terkait kasus adopsi

Little Fires Everywhere oleh Celeste Ng. (shondaland.com)

10. Karya fiksi yang mengangkat kisah Maggie Gonzalez yang berantakan. Dalam pencarian pasangan baru, Maggie malah terus memikirkan ketidakpastian masa depannya. Ia mencoba mencari tahu sisa hidupnya

Just Your Local Bisexual Disaster oleh Andrea Mosqueda. (goodreads.com)

11. Buku pengantar kreativitas dari salah satu penyair terbaik di dunia. Ia menghabiskan waktu untuk membalas surat dari penggemar, tapi surat ini penuh dengan perasaan dan renungan tentang menulis

Letters to a Young Poet oleh Rainer Maria Rilke.(shondaland.com)

Itulah daftar buku yang sebaiknya dibaca oleh Benedict Bridgerton jika merujuk pada karakternya yang penuh kebebasan dan mencintai dunia seni. Kamu juga bisa mencoba membaca beberapa pilihan di atas.

Editorial Team