Ilustrasi merenung (pexels.com/ArtHouse Studio)
Tidak ada yang lebih berat dari merasa gagal, apalagi saat melihat orang lain seolah melaju lebih cepat. Tapi setiap perempuan punya waktunya masing-masing. Hari Kartini menjadi pengingat bahwa tetap berjalan di tengah rasa gagal adalah bentuk kekuatan yang luar biasa. Dan kamu sedang melakukannya, meski terasa berat.
41. "Aku merasa gagal, tapi aku tetap jalan. Karena aku tidak mau berhenti."
42. "Hari ini aku tidak baik-baik saja, tapi aku masih berusaha. Itu cukup."
43. "Perempuan kuat itu yang tetap jalan meski merasa gagal. Aku sedang belajar jadi itu."
44. "Rasa gagal ini berat, tapi aku tidak mundur. Aku tetap di sini."
45. "Hari Kartini ini aku rayakan dengan bertahan. Meski rasanya ingin menyerah."
46. "Aku mungkin gagal hari ini, tapi aku tidak akan berhenti. Aku coba lagi."
47. "Capek dengan kegagalan, tapi aku tetap lanjut. Karena aku belum selesai."
48. "Aku jatuh, tapi aku tidak hilang. Aku masih punya kesempatan."
49. "Langkahku pelan, tapi tetap ada. Aku tidak berhenti."
50. "Perempuan tetap jalan, meski gagal terasa dalam. Karena kuat itu tidak menyerah."
Di Hari Kartini ini, izinkan dirimu untuk beristirahat sejenak tanpa menyalahkan diri sendiri. Kamu tetap berharga, bahkan di saat merasa paling tidak berhasil sekalipun. Karena perempuan yang berani bangkit dari rasa gagal adalah perempuan yang sedang menulis kisah kuatnya sendiri.