Ekspektasi sering datang diam-diam lalu berubah jadi beban tanpa disadari. Apalagi ketika tolok ukur yang dipakai bukan cuma dari diri sendiri, tapi juga dari apa yang terlihat di sekitar. Perasaan tertinggal biasanya muncul bukan karena benar-benar kalah, melainkan karena membandingkan proses yang berbeda.
Di titik itu, kegagalan terasa lebih besar daripada yang sebenarnya terjadi. Padahal, tidak semua hal harus selesai sesuai rencana awal. Supaya tidak terus terjebak di situ, ada beberapa cara bangkit saat merasa gagal memenuhi standar diri sendiri yang bisa diterapkan dalam keseharian. Berikut penjelasannya.
