Di tengah tuntutan hidup yang makin kompleks, punya support system bukan lagi sekadar pelengkap, tapi kebutuhan emosional yang penting. Lingkungan sosial yang sehat bisa membantu kamu bertahan di masa sulit, sekaligus tumbuh menjadi versi diri yang lebih baik. Sayangnya, tidak semua lingkaran pertemanan otomatis memberi dukungan yang kita butuhkan.
Banyak anak muda terjebak bertahan dalam relasi yang melelahkan demi rasa “punya teman”. Padahal, support system yang berkualitas bukan soal jumlah orang di sekelilingmu, melainkan kualitas kehadiran mereka dalam hidupmu. Kalau kamu ingin menjaga kesehatan mental dengan lebih sadar, yuk simak lima cara membangun support system yang benar-benar suportif dan sejalan dengan nilai diri.
