Perilaku borosmu saat ini tidak semata-mata pengaruh pergaulan dan kondisi finansial yang memungkinkan untuk itu. Trauma masa lalu juga dapat berpengaruh besar pada setiap keputusan keuanganmu hari ini. Trauma itu berkaitan dengan hal-hal tak menyenangkan seputar uang.
Seperti keluargamu dulu hidup di bawah garis kemiskinan. Sampai-sampai dirimu mengambil tahu atau tempe goreng lebih dari sepotong saja berbuah hukuman. Orangtua tidak mampu kasih jatah satu orang satu potong lauk.
Kamu mengambil melebihi jatahmu berarti mengambil jatah orang lain. Begitu juga trauma dirimu diejek teman karena baju sudah compang-camping dan sebagainya. Kamu perlu memutus rantai trauma ini agar keuangan lebih sehat. Berikut enam cara mengatasi perilaku boros karena trauma masa lalu.
