Hidup modern sering terasa seperti lomba tanpa garis akhir. Tuntutan kerja, target pribadi, dan ekspektasi sosial datang bersamaan, membuat ruang bernapas terasa semakin sempit. Dalam kondisi seperti ini, menjaga keseimbangan hidup bukan lagi sekadar pilihan, tapi kebutuhan supaya kesehatan mental dan fisik tetap terjaga.
Banyak orang merasa sudah bekerja keras, tapi tetap merasa lelah secara emosional. Hal ini sering terjadi karena ritme hidup yang terlalu padat tanpa jeda pemulihan yang cukup. Mengatur ulang cara menjalani hari bisa membantu menjaga kewarasan sekaligus rasa bahagia yang lebih stabil. Yuk, mulai refleksi dan atur ulang ritme hidup supaya kerja tetap jalan dan pikiran tetap sehat!
