Ada orang yang kelihatannya santai, tapi sebenarnya mudah overthinking. Ada juga yang terlihat kuat, tapi satu komentar kecil bisa bikin bad mood seharian. Tidak semua orang mudah tersinggung karena lemah. Kadang, justru ini karena terlalu peduli, banyak berpikir, atau sering memendam. Hal-hal kecil yang bagi orang lain biasa saja bisa terasa menusuk dan terus berputar di otak selama berhari-hari.
Masalahnya, kalau terus dibiarkan, kondisi ini bisa melelahkan. Energi habis untuk memikirkan ucapan orang, sikap kecil yang sebenarnya belum tentu bermakna, atau asumsi yang belum tentu benar. Pada titik ini, menguatkan mental bukan soal jadi kebal, tapi soal belajar menyaring.
Menguatkan mental bukan berarti jadi mati rasa atau cuek pada keadaan sekitar. Tujuannya lebih ke mampu menyaring mana yang perlu dipikirkan dan mana yang bisa dilepaskan. Ini bisa kamu lakukan pelan-pelan tanpa harus berubah jadi orang yang dingin. Yuk, kita bahas cara menguatkan mental agar tidak mudah terluka!
