ilustrasi Google Maps (unsplash.com/HenryPerks)
Sebelum berangkat, pantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi navigasi atau informasi resmi dari pihak terkait. Dari situ, kamu bisa melihat jalur mana yang padat dan memilih rute alternatif yang lebih lancar. Jangan hanya mengandalkan kebiasaan atau rute lama.
Memantau kondisi jalan secara berkala selama perjalanan juga penting. Jika ada laporan kepadatan di depan, kamu bisa segera mengatur ulang rute atau memilih keluar di rest area lebih awal untuk menghindari antrean panjang.
Kamu pun bisa memanfaatkan navigasi GPS seperti Google Maps. Hampir setiap peta jalan umum termuat di dalamnya. Jadi, kamu bisa menemukan informasi kemacetan lalu lintas terkini di sana, yang memungkinkan kamu memilih rute yang lebih baik.
"Kemacetan lalu lintas ditandai dengan warna merah dan diperbarui secara real-time berkat satelit. Hal ini serupa dengan banyak sistem navigasi mobil. Beberapa di antaranya memberi tahu pengemudi sebelumnya dan disarankan untuk mengambil rute yang berbeda untuk menghindari kemacetan," jelas Artur.