Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ceramah Tarawih 2026 Malam Ke-5, Pentingnya Menjaga Hati dan Lisan
ilustrasi ceramah di masjid (pexels.com/Alena Darmel)

Intinya sih...

  • Ramadan adalah bulan penuh rahmat dan keberkahan

  • Pentingnya menjaga hati dan lisan di bulan suci Ramadan agar pahala tidak berkurang sia-sia

  • Menjaga adab selama berpuasa, seperti menjaga hati dan lisan, merupakan bagian penting dari kesempurnaan puasa

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ramadan adalah bulan yang dipenuhi rahmat dan keberkahan. Untuk meraih keutamaan tersebut, kita tidak hanya menahan lapar dan dahaga saja. Kita wajib menjaga adab selama berpuasa, seperti menjaga hati dan lisan. Pada ceramah tarawih 2026 malam kelima ini, tema yang diangkat adalah pentingnya menjaga hati dan lisan di bulan suci Ramadan agar pahala yang kita peroleh tidak berkurang sia-sia.

Jika kamu mendapat kesempatan menyampaikan ceramah pada malam kelima tarawih di bulan suci Ramadan, pastikan untuk menyiapkan materi dengan matang. Berikut contoh teks ceramah tarawih 2026 malam kelima yang dapat kamu jadikan referensi. Yuk, simak!

1. Bagian pembuka

ilustrasi kegiatan ceramah di masjid (pexels.com/irwan zahuri)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Innalhamdalillah washolatu wasalamu ala rosulillah sayyidina Muhammad ibni abdilah waala alihi wasohbihi wamawalah (amma ba'du).

Jamaah masjid yang dirahmati Allah SWT,

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan dan ampunan bagi orang-orang beriman. Di bulan ini, kita diwajibkan berpuasa selama sebulan penuh. Namun, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menahan diri dari segala perkataan dan perbuatan yang dapat mengurangi, bahkan menghilangkan pahala puasa kita.

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta, maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya. Hadis ini menjadi pengingat bahwa inti puasa adalah menjaga diri secara lahir dan batin.

2. Bagian isi

ilustrasi ceramah di masjid (pexels.com/Ahmet Polat)

Jamaah yang dimuliakan Allah SWT,

Menjaga hati dan lisan merupakan bagian penting dari kesempurnaan puasa. Percuma jika kita menahan lapar seharian, tetapi lisan masih digunakan untuk bergunjing, berkata kasar, berdusta, atau menyakiti orang lain. Semua itu dapat mengurangi nilai ibadah kita di sisi Allah SWT.

Allah SWT telah melarang kita untuk mencari-cari kesalahan orang lain dan menggunjing sesama, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an bahwa perbuatan tersebut diibaratkan seperti memakan daging saudara sendiri yang telah meninggal. Betapa menjijikkan dan berat dosanya.

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar puasa kita lebih bermakna. Pertama, jauhi gibah, fitnah, dan ucapan yang menyakiti hati orang lain. Ramadan adalah waktu untuk membersihkan diri, bukan justru menambah dosa melalui lisan.

Kedua, biasakan berkata yang baik atau memilih diam. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa tanda keimanan seseorang adalah mampu menjaga ucapannya. Jika tidak mampu berkata baik, maka diam adalah pilihan terbaik.

Ketiga, isi waktu kita dengan hal-hal yang bermanfaat. Perbanyak zikir, istigfar, membaca Al-Qur’an, dan berselawat. Dengan begitu, hati menjadi lebih tenang dan pahala terus mengalir. 

Menjaga hati juga sama pentingnya. Hindari iri, dengki, dan prasangka buruk. Ramadan adalah momen untuk membersihkan hati agar lebih lapang, lebih sabar, dan lebih tulus.

3. Bagian penutup

ilustrasi ceramah (unsplash.com/imam hassan)

Hadirin yang dirahmati Allah SWT,

Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai latihan untuk mengendalikan lisan dan menjaga kebersihan hati. Semoga puasa yang kita jalankan tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga membentuk diri menjadi pribadi yang lebih santun dalam ucapan dan lebih bersih dalam hati.

Semoga Allah SWT menerima ibadah puasa kita, menjaga lisan kita dari dosa, serta menjadikan kita hamba-hamba yang bertakwa. Aamiin yaa robbal alamin. 

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Itulah contoh teks ceramah tarawih 2026 malam kelima yang dapat kamu jadikan referensi untuk membahas pentingnya menjaga hati dan lisan selama bulan suci Ramadan. Semoga materi ini bermanfaat dan mampu menginspirasi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik di bulan suci Ramadan ini.

Editorial Team