Ilustrasi khotbah Jumat. (Pexels.com/Alena Darmel)
Jamaah yang dimuliakan Allah SWT,
Bulan Syakban merupakan momentum penting untuk mengingatkan bahwa bulan Ramadan akan datang dan menyapa kita semua. Namun, bulan Syakban juga sering kali dilupakan oleh kita semua. Padahal, bulan ini merupakan waktu diangkatnya amal-amal. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis:
“Itulah bulan yang sering dilalaikan oleh manusia, yaitu antara Rajab dan Ramadan. Bulan itu adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Rabb semesta alam, dan aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.”
(HR. An-Nasa’i)
Selain daripada waktu diangkatnya amal-amal umat manusia, juga terdapat malam Nisfu Syakban pada bulan ini. Nisfu Syakban merupakan malam penuh keberkahan di mana Allah SWT SWT membuka pintu ampunan bagi para hamba-hambanya. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah SWT melihat kepada seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Syakban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang saling bermusuhan.”
(HR. Ibnu Majah)
Dari kedua hadis tersebut, dapat dijelaskan bahwa bulan ini merupakan momentum bagi setiap umat Muslim untuk meningkatkan iman dan takwa serta melakukan kebaikan. Khatib berwasiat, bahwasanya bulan ini merupakan waktu di mana amal-amal akan diangkat dan malam Nisfu Syakban akan menghampiri kita. Untuk itu, jagalah diri kita dengan iman yang kuat dan terus memperbaiki diri menjelang datangnya bulan Ramadan.