Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi pasangan
Ilustrasi pasangan (pexels.com/Vija Rindo Pratama)

Intinya sih...

  • Rindu yang tak pernah pergi: Puisi tentang rindu dan harapan dalam menjalani hubungan jarak jauh.

  • Valentine dari kejauhan: Ungkapan cinta tanpa hadirnya bunga, namun tetap penuh makna.

  • Kita yang bertahan: Menyampaikan tentang kesetiaan dan keyakinan dalam hubungan jarak jauh.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Valentine selalu menjadi ruang bagi kata-kata untuk berbicara lebih jujur tentang cinta. Saat jarak memisahkan dua hati, perasaan justru sering menemukan caranya sendiri untuk tumbuh dan bertahan. Rindu, harap, dan kesetiaan menjadi bagian dari perjalanan yang tidak selalu mudah, tetapi penuh makna.

Puisi menjadi salah satu cara paling indah untuk menyampaikan perasaan tersebut. Melalui bait-bait sederhana, cinta dapat dirangkai tanpa harus bertemu langsung. Berikut IDN Times menyajikan lima puisi Valentine yang bisa menjadi ungkapan kasih untuk pasangan, terutama bagi mereka yang sedang menjalani hubungan jarak jauh. Yuk, simak!

1. Rindu yang tak pernah pergi

Ilustrasi pasangan (pexels.com/Jep Gambardella)

Di antara jarak yang tak bisa kupeluk,

namamu selalu tinggal paling dekat.

Rindu datang tanpa permisi,

menetap di setiap jeda napas.

Aku belajar menunggu tanpa mengeluh,

percaya pada waktu yang sedang bekerja.

Karena cinta sejati tahu caranya pulang,

meski jalan menuju temu masih panjang.

2. Valentine dari kejauhan

ilustrasi pasangan (pexels.com/J Carter)

Tak ada bunga di tanganku hari ini,

hanya doa yang kukirim perlahan.

Namun cintaku tak berkurang nilainya,

meski jarak memisahkan perayaan.

Di balik layar dan kata sederhana,

ada hati yang setia menunggu.

Valentine ini menjadi saksi,

bahwa cinta tetap hidup walau berjauhan.

3. Kita yang bertahan

Ilustrasi pasangan (pexels.com/Vera Arsic)

Kita belajar kuat dari jarak,

belajar sabar dari waktu.

Tak semua hari mudah dilalui,

namun selalu ada alasan untuk bertahan.

Jika suatu hari lelah menghampiri,

ingatlah alasan kita memulai.

Karena cinta yang diuji jarak,

biasanya tumbuh paling setia.

4. Janji yang disimpan waktu

ilustrasi pasangan (pexels.com/cottonbro studio)

Aku menyimpan namamu dalam harapan,

menitipkannya pada hari yang akan datang.

Setiap detik menjadi janji kecil,

bahwa pertemuan bukan sekadar mimpi.

Waktu mungkin berjalan lambat,

namun cinta tak pernah mundur.

Ia menunggu dengan tenang,

sampai akhirnya jarak menyerah.

5. Hari kita nanti

Ilustrasi pasangan (pexels.com/Fernanda Latronico)

Suatu hari nanti,

Valentine tak lagi tentang layar.

Ia akan hadir dalam tawa dan genggaman,

tanpa jeda, tanpa jarak.

Sampai hari itu tiba,

biarkan puisi ini menemanimu.

Sebagai pengingat sederhana,

bahwa cinta ini tetap memilihmu.

Puisi Valentine tidak harus panjang atau rumit untuk menyentuh hati. Dengan kata-kata yang jujur dan penuh makna, cinta bisa disampaikan meski terpisah jarak. Semoga puisi-puisi ini menjadi pengingat bahwa Valentine bukan soal kedekatan fisik, melainkan tentang rasa yang tetap dijaga dan diperjuangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team