Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi orang berdoa
Ilustrasi orang berdoa (pexels.com/Thirdman)

Intinya sih...

  • Doa hari kedelapan: Memohon rasa sayang kepada anak yatim, kemampuan memberi makan, menebarkan salam, dan berteman dengan orang berakhlak mulia.

  • Doa hari kesembilan: Memohon bagian dari rahmat Allah yang luas, bimbingan dengan ilmu-Nya yang bercahaya, dan keridhaan-Nya yang sempurna.

  • Doa hari kesepuluh: Memohon agar tergolong orang-orang yang bertawakkal pada Allah, beruntung di sisi-Nya, dan mendekatkan diri pada-Nya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bulan Ramadan adalah waktu istimewa bagi umat Muslim untuk memperdalam keimanan dan memperbaiki hubungan dengan Allah. Memasuki minggu kedua Ramadan, suasana ibadah biasanya semakin terasa khusyuk. Tubuh mulai beradaptasi dengan puasa, sementara hati diajak untuk lebih tenang dan fokus. Pada fase ini, doa menjadi sarana penting untuk memohon kekuatan, keistiqamahan, serta ampunan atas segala khilaf yang telah lalu.

Doa minggu kedua Ramadan sering dimaknai sebagai permohonan untuk membersihkan hati dan memperteguh niat dalam menjalani ibadah. Jika di awal Ramadan kita banyak berfokus pada penyesuaian diri, maka di minggu kedua inilah saatnya memperdalam makna puasa, bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, pikiran, dan perbuatan. Melalui doa, seorang hamba berharap dapat terus dibimbing agar mampu memaksimalkan setiap detik Ramadan dengan amal yang bernilai di sisi-Nya.

1. Doa hari kedelapan

Ilustrasi berdoa (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Allâhummarzuqnî fihi rahmatal aytâm, wa ith'âmath tha'âm, wa ifsyâas salâm, wa shuhbatal kirâm, bithawlika ya Malja-al âmilīn

Artinya: "Ya Allah, karuniakan kepadaku di dalamnya rasa sayang kepada anak-anak yatim, kemampuan memberi makan, menebarkan salam dan berteman dengan orang-orang yang berakhlak mulia dengan kemurahan-Mu wahai tempat bersandar para pengharap."

2. Doa hari kesembilan

ilustrasi berdoa (pexels.com/Anna Tarazevich)

Allahummaj'alli fihi nashibam mir rahmatikal wâsi'ah, wadini fihi libarāhīnikas sathi'ah, wa khudz bināshiyatî ilā mardhātikal jami'ah, bimahabbatika ya Amalal musytâqîn.

Artinya: "Ya Allah, berikan padaku di dalamnya bagian dari rahmat-Mu yang luas, bimbinglah daku di dalamnya dengan ilmu-Mu yang bercahaya, dan bimbinglah daku pada keridhaan-Mu yang sempurna dengan cinta-Mu wahai Dambaan orang-orang yang merindukan."

3. Doa hari kesepuluh

ilustrasi berdoa (pexels.com/Alena Darmel)

Allahummaj'anî fihi minal mutawakkilīna 'alayka, waj'alnî fihi minal fâizîna ladayka, waj'alnî fihi minal muqarrabīna ilayka, bi- ihsânika yâ Ghâyatath thâlibîn

Artinya: "Ya Allah, jadikan aku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang bertawakkal pada-Mu, jadikan aku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang beruntung di sisi-Mu, jadikan aku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang mendekatkan diri pada-Mu, dengan kebaikan-Mu wahai Tujuan orang-orang yang berharap."

4. Doa hari kesebelas

ilustrasi berdoa (pexels.com/Alena Darmel)

Allâhumma habbib ilayya fihil ihsân, wa karrih ilayya fihil fusûqa wal-'ishyân, wa harrim 'alayya fihis sakhatha wan nîrân, bi'awnika yâ Ghiyâtsal mustaghitsîn

Artinya: "Ya Allah, karuniakan padaku di dalamnya rasa cinta pada kebaikan, benci pada kefasikan dan kemaksiatan, selamatkan aku di dalamnya dari murka-Mu dan neraka dengan pertolongan-Mu wahai Pelindung orang-orang yang mencari perlindungan."

5. Doa hari kedua belas

ilustrasi berdoa (pexels.com/mohammad ramezani)

Allâhumma zayyinnî fîhi bissatri wal 'afâf, wasturni fihi bilibâsil qunû'i wal kafâf, wahmilnî fihi 'alal 'adli wal inshaf, wa âminnî fihi min kulli mâ akhāfu, bi'ishmatika ya 'Ishmatal khâifin

Artinya: "Ya Allah, hiasi daku di dalamnya dengan pengampunan dan kesucian, tutupi daku di dalamnya dengan pakaian qana'ah dan rasa cukup, bawalah daku di dalamnya pada keadilan dan keseimbangan, karuniakan padaku di dalamnya rasa aman dari apa yang kutakutkan, dengan penjagaan-Mu wahai Yang Menjaga orang-orang yang ketakutan."

6. Doa hari ketiga belas

ilustrasi berdoa (pexels.com/RDNE Stock project)

Allâhumma thahhirnî fihi minad danasi wal aqdzâr, wa shabbirni fihi 'alâ kâinâtil iqdâr, wa waffiqni fihit tuqâ wa shuhbatal abrâr, bi'awnika ya Qurrata 'aynil masâkîn.

Artinya: "Ya Allah, sucikan daku di dalamnya dari noda dan kotoran, anugrahkan padaku di dalamnya kesabaran pada ketentuan takdir-Mu, bimbinglah daku di dalamnya pada ketakwaan dan berteman dengan orang-orang yang baik, dengan pertolongan-Mu wahai Penyejuk hati orang-orang yang miskin."

7. Doa hari ke-empat belas

ilustrasi berdoa (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Allâhumma lâ tuâkhidznî fîhi bil 'atsarâti wa aqilnî fîhi minal khathâyâ wal hafawâti wa lâ taj'alnî fîhi gharadhan lilbalâyâ wal âfât bi'izzatika yâ 'izzal muslimîn.

Artinya : "Ya Allah! Mohon janganlah Engkau tuntut dari kami di bulan ini semua kesalahan yang aku lakukan. Hapuskan seluruh kesalahan dan kebodohanku. Hindarkan aku dari bencana dan malapetaka. Demi kemuliaan-MU, wahai sandaran Kemulian kaum Muslimin."

Doa di minggu kedua Ramadan mengingatkan kita bahwa perjalanan spiritual ini masih berlangsung dan membutuhkan kesungguhan yang berkelanjutan. Dengan memanjatkan doa secara tulus, kita menanamkan harapan agar Allah senantiasa melimpahkan rahmat, menguatkan iman, dan mempersiapkan hati untuk memasuki hari-hari Ramadan berikutnya dengan kualitas ibadah yang lebih baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team